07 March 2014

NEGERI TERCINTA

Oleh Aishaa Nazwa

Ibu,
betapa aku cinta negeriku
penduduknya sungguh tahan pilu
meski bertemu nasi sekali seminggu
masih bisa berpesta di saat pemilu

Ibu,
tergila-gila aku pada negeri ini
tuan-tuannya baik sekali, tak sadar dikibuli
gunung emas yang menjulang dijual tiada tinggi
hingga menjelma ceruk, dalam sekali

Mungkin hanya di sini, Ibu
pemimpinnya pandai menyanyi
sesekali curahkan isi hati
bahkan berkicau setiap hari

Mungkin juga hanya di sini, Ibu
penguasanya bermuka banyak sekali
topeng segala ekspresi jadi koleksi
agar selalu siap di segala kondisi

Sungguh, Ibu
cintaku pada negeri ini
setinggi gunung paling tinggi
hingga tak mampu aku melihatnya lagi