23 March 2014

Makassar Masih Butuh Hotel Berbintang

BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W
Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, dalam peresmian salah satu hotel berbintang tiga di Makassar, yang  terletak di JalanTopaz Raya mengungkapkan masih tingginya kebutuhan masyarakat Makassar akan hotel berbintang, setidaknya berbintang tiga. Hal tersebut diungkapkannya mengingat aktivitas dan rutinitas warga Makassar yang cukup padat, sehingga membutuhkan ruang-ruang penyegaran.
“Saat ini hotel kelas melati sudah cukup, namun untuk kebutuhan hotel berbintang dengan berbagai fasilitas masih dibutuhkan sekitar 1.500 kamar lagi,” ungkapnya, selepas peresmian Hotel Max, Senin (17/3/2014).
Menurutnya, kehadiran Hotel Max dengan beberapa fasilitas pendukung seperti spa merupakan salah satu sarana yang menjadi kebutuhan Kota Makassar sebagai kota metropolitan. “Saya mendukung keberadaan hotel ini, karena memang telah menjadi tututan konsumen,” alasan Ilham.
Direktur Operasional Hotel Max, Rika Susana menambahkan saat ini Hotel Max dilengkapi enam kolam renang, yang terdiri dari kolam air panas dan dingin, sauna, ruang fitnes, dan beberapa saranahiburan lainnya yang dianggap layak bagi kesehatan.“Saat ini jumlah kamar yang tersedia masih sangat terbatas, yakni 27 kamar yang terdapat di dua lantai. Karena masih dalam tahap perampungan, setelah empat lantai rampung, maka akan tersedia sekitar 45 kamar. Harga kamar kami sendiri relatif murah, antara Rp 300 ribu hingga Rp 600 ribu,” paparnya.
Selain itu, para pelanggan Hotel Max pun tidak diharuskan menginap di hotel untuk dapat memanfaatkan fasilitas yang ada. “Beberapa fasilitas disiapkan untuk pelanggan yang ingin menikmati seperti ruang spa, fitnes, dan beberapa fasilitas lainnya tanpa harus memesan kamar,” tandas Rika.