06 March 2014

MAJAPAHIT TRAVEL FAIR 2014

Foto: Ahmad Alia
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali menyelenggarakan Majapahit Travel Fair (MTF), sebuah event budaya dan pariwisata berskala internasional. Event ini merupakan wadah yang tepat untuk mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Jawa Timur khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Event tahunan yang telah diselenggarakan selama empat belas kali ini selalu mendulang sukses, dengan diikuti oleh peserta dari dalam dan luar Jawa Timur, bahkan termasuk peserta mancanegara.
Majapahit Travel Fair 2014 diselenggarakan di Grand City Convex, Jalan Gubeng Pojok, Surabaya pada Sabtu (8/5/2014) hingga Selasa (11/5/2014). Pada penyelenggaraan yang ke-15 tahun ini, tema yang diusung adalah “Sport and Recreation”, yang merupakan upaya Pemprov Jawa Timur untuk menumbuhkan keanekaragaman event dan daya tarik wisata. Dengan diselenggarakannya MTF 2014, diharapkan terjadi peningkatan kontribusi sektor pariwisata dan tumbuhnya peluang usaha bagi masyarakat.
Penyelenggaraan MTF 2014 dimaksudkan untuk secara konsisten menempatkan Jawa Timur pada peta pariwisata dunia atau sebagai daerah tujuan wisata nasional dan internasional. Adapun tujuan diselenggarakannya MTF 2014 supaya dapat menciptakan peluang bisnis dalam bentuk transaksi antara penjual dan pembeli.
Selain itu, event juga bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan Nusantara ke Jawa Timur. “Sekaligus sebagai ajang promosi bagi daerah tujuan wisata di Jawa Timur maupun Indonesia. Dengan demikian, maka akan tercipta kerja sama yang baik antara pemerintah dan swasta,” jelas Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama, Moch Kushendarman dalam rilisnya kepada sejumlah media di Makassar, Rabu (5/3/2014) siang.
Dalam Direct Promotion Majapahit Travel Fair 2014 di Hotel Aston Makassar tersebut, dijelaskan bahwa dengan menumbuhkan kemampuan pemain industri pariwisata, khususnya dalam bidang promosi, penjualan, dan negosiasi, maka hal tersebut dapat meningkatkan apresiasi masyarakat atas pentingnya peran industri pariwisata dalam menggerakkan roda perekonomian daerah dan nasional.
Adapun tema “sport” yang diusung pihaknya, Kushendarman menjelaskan bahwa hal itu semata untuk menggali dan menumbuhkembangkan daya tarik wisata berbasis sport. Tentu saja diiringi dengan pelestarian nilai-nilai budaya daerah.
“Nah, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kebugaran tubuh dan rekreasi berbasis olahraga, maka Pemrov Jawa Timur mendorong dan memfasilitasi kebutuhan tersebut melalui event pariwisata. Oleh karena itu, tema MTF 2014 ini adalah ‘Sport and Recreation’. Melalui MTF 2014, kami berharap masyarakat dapat menumbuhkan keanekaragaman event dan daya tarik wisata berbasis sport di Jawa Timur,” paparnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)