03 March 2014

LAMUDI, PLATFORM ONLINE PROPERTI GLOBAL TELAH HADIR DI INDONESIA

Foto: Pribadi
Sebagaimana diketahui, properti adalah investasi terbaik dan terstabil bagi setiap orang. Meski demikian, memilih dan membeli properti tidaklah semudah memiliki investasi lainnya. Namun seiring dengan perkembangan teknologi, memilih properti kini dapat dilakukan dengan cara yang lebih mudah yakni melalui internet.
Rocket Internet selaku perusahaan induk dari sejumlah e-commerce ternama di dunia seperti Lazada, Zalora, FoodPanda, dan masih banyak lagi, kini meluncurkan lini terbarunya yakni situs pencarian properti di Indonesia, Lamudi.co.id.
Platform properti global, Lamudi secara resmi telah diluncurkan di Indonesia, Senin (3/3/2014) di Jakarta. Sebelumnya, perusahaan ini telah beroperasi di 20 negara meliputi benua Asia, Afrika, dan Amerika Latin.  Sejak kantor Lamudi di Indonesia mulai beroperasi tiga minggu lalu, terlihat laju perkembangan yang cukup pesat. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia akan menjadi pemain utama dari Lamudi secara global. Prediksi ini juga berdasarkan data dari survei internasional PriceWaterHouseCoopers (PWC) dan Urban Land Institute dari Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa Jakarta  menempati posisi tiga besar negara di Asia yang menjadi pasar potensial bagi para investor properti.
Jakarta dan bali adalah dua dari kota besar di Indonesia, di mana Lamudi telah melihat potensi  besar kawasan tersebut dan telah diklasifikasikan platform. Co-Founder and Global Managing Director Lamudi, Kian Moini, menyatakan ekspansi pihaknya di Indonesia untuk memberikan dan menawarkan kekuatan Lamudi pada pasar properti Tanah Air.
“Nah, yang membuat Lamudi bakal tampil memimpin ketimbang pesaing kami lainnya adalah lantaran kami menawarkan platform properti yang menjadi tuntutan pasar saat ini. Perluasan kami secara global memastikan bahwa kami adalah pakar untuk produk ini dan mampu menciptakan yang terbaik,” ungkapnya.
Laporan terbaru dari Business Monitor International menunjukkan bahwa jumlah populasi di Indonesia ditambah dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil ada perpaduan yang sempurna bagi pasar properti Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang.
Begitu juga dengan Lamudi yang akan terus berkembang dan melakukan ekspansi. “Minggu ini kami telah mengumumkan bahwa Lamudi juga sudah live di Peru, Zambia, Filipina, dan Etopia. Ini berarti Lamudi akan ada di lebih dari 20 negara. Kami menargertkan live di 30 negara sampai akhir 2014. Dengan dukungan Rocket Internet, baik secara lokal maupun global, kekuatan kami akan menjadi ancaman bagi kompetitor lainnya. Jika Anda agen yang berniat untuk mengiklankan properti, atau Anda berniat untuk membeli atau menyewa properti, Lamudi adalah pakar yang akan membantu Anda,” tegas Moini.
Dijelaskan, Lamudi berdiri sejak 2013. Selain di Indonesia, Lamudi telah tersedia di berbagai negara, seperti Filipina, Algeria, Bangladesh, Kolumbia, Kenya, Meksiko, Moroko, Myanmar, Nigeria, Pakistan, Rwanda, Arab Saudi, Tunisia, dan Uganda.
Pasar real estate menawarkan penjual, pembeli, pemilik tanah dan penyewa properti sebuah platform terbaik untuk membeli, menjual, atau menyewa rumah, tanah, ataupun properti komersial secara online. Lamudi.co.id adalah bagian dari Rocket Internet yang merupakan online venture builder paling terkemuka di dunia.
Dengan tim terbaik, perusahaan ini telah membangun bisnis online sejak 1999 dan telah menciptakan lebih dari 100 perusahaan online terkemuka di 50 negara. Lamudi juga telah menciptakan revolusi besar dari peluncuran berbagai proyek. Menggabungkan keahlian dan kemampuan dari perusahaan internasional dan pemahaman akan pasar lokal, di mana perusahaan ini akan membawa pengunjung pada pasar real estate terbaik di Indonesia.
Sementara itu, Rocket Internet adalah perusahaan inkubator internet terbesar di dunia yang didirikan pada 2007 oleh Alexander, Marc, dan Oliver Samwer. Perusahaan ini bermarkas besar di Berlin, Jerman, dan mengoperasikan 25 kantor internasional di lima benua. Telah lebih dari 15 tahun, Rocket dan The Samwer Brothers telah menciptakan lebih dari 100 perusahaan komersial di lebih dari 50 negara, puluhan di antaranya telah berhasil mensejajarkan diri dengan perusahaan-perusahaan terkemuka seperti eBay, Groupon, Rakuten, dan NBC Universal. Mereka juga merupakan investor awal di Facebook, LinkedIn, Eventbrite, dan perusahaan-perusahaan internet lainnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)