09 March 2014

Jennifer Tungka, Model yang Bercita-cita Menjadi Wanita Karier

MODELING - Modeling bagi Jennifer Tungka bukan sekadar having fun, tetapi bagaimana agar ia dapat mengisi masa mudanya untuk sesuatu yang berguna. Hal itu diungkapkan dara cantik kelahiran Makassar, 30 Mei 1996 ini, saat ditemui di acara Mega Bazaar Consumer Show (MBCS) 2014 di Press Room, Celebes Convention Centre, Makassar, Jumat (8/3/2014)  sesaat sebelum tampil di salah satu acara modeling. BLOGKATAHATIKU/EFFENDY W

BLOGKATAHATIKU - Modeling bagi Jennifer Tungka bukan sekadar having fun, tetapi bagaimana agar ia dapat mengisi masa mudanya untuk sesuatu yang berguna. Hal itu diungkapkan oleh dara cantik kelahiran Makassar, 30 Mei 1996 ini, saat ditemui di acara Mega Bazaar Consumer Show (MBCS) 2014 di Press Room, Celebes Convention Centre, Makassar, Jumat (8/3/2014)  sesaat sebelum tampil di salah satu acara modeling.
Chece, demikian sapaan akrabnya, mengatakan dunia modeling yang tengah dirintisnya adalah salah satu cara ia mengisi waktunya dengan kegiatan yang positif. Di dunia modeling ini, ia juga banyak menggali pengalaman yang kelak dapat dijadikannya bekal untuk menjajal dunia kerja.
Oleh karena itulah, salah satu siswa kelas tiga IPS di SMA Katolik Rajawali Makasssar ini mengatakan tetap mengutamakan sekolahnya. “Makanya, saya hanya mengambil job modeling di waktu weekend saja, seperti Sabtu dan Minggu. Memang, Papa juga menyarankan saya untuk konsentrasi di sekolah, apalagi saya sudah kelas tiga,” ujar penyuka traveling, hangout, dan shopping ini.
Pengidola model dunia Tyra Banks ini menambahkan, saat ini ia harus pandai membagi waktunya, antara modeling dan sekolah. Pasalnya, pendidikan penting untuk menunjang kariernya kelak, apalagi ia bercita-cita ingin menjadi wanita karier.
“Cita-cita saya dari dulu memang ingin menjadi ‘business woman’. Makanya, saya tidak pernah mengabaikan sekolah saya. Kalau bisa, modeling dan sekolah sama-sama seimbang,” terang wanita muda yang senang olahraga renang ini.
Terkait kariernya yang cemerlang di dunia modeling, sulung dari dua bersaudara ini menjelaskan jika hal itu terbentuk dari tekadnya yang keras untuk sedini mungkin bisa mandiri, dan tak hanya tergantung kepada orang tuanya.
“Saya tidak ingin bergantung terus kepada orang tua, makanya selain menerima penghasilan dari job-job saya di dunia modeling, saya mencoba berbisnis kecil-kecilan dengan berjualan nail art (kuku hias palsu) hasil kreasi saya sendiri,” ujar wanita muda yang bernaung di bawah shiologi Tikus ini.
Selama ini, sebut Jennifer, produksi nail art-nya sementara dijualnya kepada teman-teman terdekatnya sesama model. Selain itu, ia juga memasarkannya secara online seperti lewat BBM dan lain sebagainya. “Ya, lumayan untuk tambah-tambah uang saku sendiri,” ungkapnya.
Putri pasangan Jimmy Tungka dan Likke Tungka ini berharap suatu saat setelah benar-benar mandiri, cita-citanya untuk menjadi wanita karier maupun wanita pengusaha dapat direalisasikannya. Untuk itulah, ia merasa enjoy menikmati kariernya maupun bisnis kecil-kecilan yang dirintisnya saat ini meskipun kadang-kadang bekerja hingga larut malam.