01 March 2014

FEMME 2014, UPAYA JADIKAN MAKASSAR KOTA FASHION

Foto: Effendy Wongso
Female On The Move The International Womens Exhibition 2014 akan kembali digelar. Event yang menggabungkn pameran, fashion show, talkshow dan seminar, kompetisi atau lomba yang dipadu dengan hiburan serta edukasi terkait semua hal yang dibutuhkan wanita di zaman sekarang akan digelar 2 hingga 6 April 2014.
Memasuki tahun kesembilan pelaksanaannya, Femme kali ini akan menggandeng beberapa desainer ternama Indonesia untuk berpartisipasi dalam event tahunan ini. Tak hanya itu, produk dari karya wanita Indonesia dari berbagai budaya khas Nusantara akan berpadu dengan fashion style victorian.
“Dengan tema ‘Victorian Touch’, sentuhan gaya victorian bakal mewarnai desain layout pameran yang berpadu dengan fashion style Europe dan budaya Nusantara. Ini akan membawa pengunjung Femme 2014 kepada nuansa dua budaya, yakni Eropa dan Indonesia,” jelas Direktur Operasional 3 Pro, sekaligus Chair Woman Femme, Icha Z Lili saat menggelar jumpa pers terkait Femme 2014 yang akan diadakan dii Sandeq Ballroom Hotel Grand Clarion, Makassar, Jalan AP Pettarani, Makassar.
Menurutnya, kesiapan 3 Pro selaku penyelenggara Femme 2014 sudah mencapai 80 persen. Dari 180 outlet yang ada, target 200 peserta pun telah terisi 85 persen oleh para exhibitor dari berbagai produk dan brand-brand terbari dari dalam dan luar negeri. “Nah, menginjak usianya yang kesembilan ini, Femme selalu mengusung konsep beda setiap tahunnya,” bebernya.
Sebagai pameran yang menjadi landmark perkembangan fashion dan handycraft di kawasan timur Indonesia (KT), khususnya Kota Makassar, sebut Ica, Femme 2014 ini akan menghadirkan banyak kejutan dan informasi terbaru terkait fashion. “Selain itu, tentu saja kami selalu menghadirkan program edukasi yang dikemas oleh wanita dan untuk wanita Indonesia, khususnya bagi perkembangan industri kreatif wanita di Sulawesi Selatan,” paparnya.
Ditambahkan, Femme tahun ini kembali akan memberikan penghargaan (Award) kepada para wanita yang menjadi inspirasi, terutama dari dunia sosial. “Award yang kami berikan sama tahun lalu, bertajuk The Most Inspiring Woman, dan bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulsel,” imbuhnya.
Menyoal target pengunjung, Icha menjelaskan penyelenggaraan Femme setiap tahun selalu mengalami peningkatan. “Pengunjung selalu meningkat. Dari awal penyelenggaraan acara ini di 2006 hingga 2013 lalu. Untuk Femme 2014 ini, kami menargetkan enam ribu hingga delapan ribu pengunjung setiap harinya selama penyelenggaraan pameran. Ya, ini tidak muluk-muluk jika melihat animo dari para exhibitor yang selalu bersemangat ambil bagian dalam pameran tahunan ini,” sebutnya.
Selain IWAPI Sulsel yang selalu menjadi pendukung acara tersebut, Icha membeberkan acara juga bakal didukung pihak dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pemkot Makassar, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN). Sementara tenant ataupun booth akan diisi oleh gold jewellery, silver jewellery, fashion garment, Muslim clothes, dan banyak lagi lainnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)