06 March 2014

CISCO PROYEKSI 4,9 MILIAR PENGGUNA INTERNET MOBILE DI 2018

Foto: Pribadi
Cisco adalah pemimpin dunia dalam teknologi informasi (TI) yang membantu perusahaan-perusahaan meraih peluang-peluang masa depan, dengan membuktikan bahwa hal-hal luar biasa bisa terjadi ketika seseorang menghubungkan hal yang tadinya belum terhubung. Adapun produk-produk Cisco disediakan di Indonesia oleh mitra-mitra channel dari Cisco Systems International, B.V. dan Cisco International Limited, yang masing-masing merupakan anak perusahaan Cisco Systems Inc.
Vice President of Products and Solutions Marketing Cisco, Doug Webster mengungkapkan dalam rilisnya kepada sejumlah media di Indonesia, bahwa lalu lintas data mobile dunia akan terus bertumbuh pesat, meningkat hampir 11 kali lipat dalam lima tahun ke depan.
“Ini lebih dari 57 kali lipat dari total lalu lintas data mobile di 2010. Pertumbuhan seperti ini tidak hanya menjadi tanda bahwa mobilitas telah menjadi karakteristik penting dari hampir setiap pengalaman jaringan dan nilai yang diusung oleh konsumen dan bisnis, namun juga merupakan kesempatan besar bagi operator yang berada di tengah-tengah Internet of Everything,” ungkapnya.
Dijelaskan, Cisco Visual Networking Index (VNI) Forecast telah memproyeksikan lalu lintas data mobile akan meningkat hampir 11 kali lipat dari 2013 sampai 2018. Pada 2018, terdapat hampir lima miliar pengguna mobile dan lebih dari 10 miliar perangkat atau koneksi mobile dengan kecepatan jaringan yang lebih cepat. Sementara perangkat yang lebih pintar akan mendorong peningkatan lalu lintas data moble yang mencapai 69 persen.
Studi Cisco VNI tersebut tergantung pada proyeksi analis independen, dan studi penggunaan data mobile dunia nyata. Di atas dasar ini diletakkan perkiraan dari Cisco untuk adopsi aplikasi mobile, menit penggunaan, dan kecepatan transmisi. Pendukung-pendukung penting seperti kecepatan pita lebar mobile dan kemampuan komputasi perangkat juga menjadi faktor dalam proyeksi dan temuan Cisco VNI.
Menurut Cisco VNI, untuk 2013 sampai 2018, lalu lintas data mobile diperkirakan akan meningkat hampir 11 kali lipat selama empat tahun ke depan, dan akan mencapai 190 exabyte pada 2018. Satu exabyte adalah unit informasi atau penyimpanan komputer yang setara dengan satu triliun byte atau satu miliar gigabyte.
Peningkatan yang diproyeksikan pada lalu lintas mobile ini disebabkan pertumbuhan yang demikian kuat dalam jumlah koneksi internet mobile, seperti perangkat pribadi dan koneksi machine-to-machine (M2M), yang akan melebihi 10 miliar koneksi pada 2018, dan 1,4 kali lebih besar ketimbang populasi dunia, di mana Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan akan ada 7,6 miliar penduduk dunia pada 2018.
Cisco VNI Global Mobile Data Traffic Forecast juga memperkirakan peningkatan lalu lintas data mobile tahunan sebesar 190 exabyte pada 2018, di mana ini setara 190 kali lebih dari seluruh lalu lintas Internet Protocol (IP), fixed dan mobile, yang dihasilkan pada 2000 silam. Ini juga sebanding dengan 42 miliar gambar dari layanan pesan multimedia atau Instagram, di mana 15 gambar tiap hari per orang di dunia selama satu tahun, atau empat miliar video klip seperti di YouTube, di mana lebih dari satu video klip per hari per orang di dunia selama setahun.
Secara bertahap jumlah lalu lintas internet mobile meningkat sebesar 5,1 exabyte per bulannya, di antara 2017 dan 2018 mendatang. Ini lebih dari tiga kali lipat dari perkiraan seluruh lalu lintas internet mobile pada 2013 dengan asumsi 1,5 exabyte per bulan. (blogkatahatiku.blogspot.com)