30 March 2014

CETIYA ISTANA AVALOKITESVARA PERINGATI HARI BESAR XUAN TIAN SHANG DI

Foto: Effendy Wongso
Pengurus dan anggota Cetiya Istana Avalokitesvara melakukan ritual persembahyangan peringati hari besar Xuan Tian Shang Di, Selasa 25 Maret, di Jalan Diponegoro, Makassar. Xuan Tian Shang Di adalah salah satu dewa yang dipuja oleh umat Tri Dharma (Buddha, Tao, dan Konghucu), di mana dewa yang digambarkan sebagai totem atau makhluk suci pengusir elemen-elemen jahat ini lahir pada tanggal 25 bulan 2 penanggalan Imlek.
Ritual tampak dilakukan secara sederhana oleh puluhan umat Tri Dharma dengan menyalakan dupa dan lilin, serta melantunkan dan memanjatkan doa-doa pemujaan di dalam cetiya yang terletak di salah satu daerah pecinan tersebut.
Ketua dan Pimpinan Spiritual Cetiya Istana Avalokitesvara, Felix Wuisan saat ditemui usai ritual, menjelaskan pihaknya rutin melakukan ibadah dan persembahyangan untuk mengenang Xuan Tian Shang Di.
“Setiap tahun kami memperingati hari besar atau hari lahirnya Xuan Tian Shang Di. Selain untuk menghormati dan mengenang jasa-jasanya, ritual yang dilakukan umat kami adalah untuk melakukan pemberkatan agar semua elemen jahat jauh dari kehidupan kami,” terangnya.
Pemujaan terhadap Xuan Tian Shang Di bermula ketika masuknya agama Buddha di Tiongkok pada abad pertama Masehi. Dalam proses asimilatif, terjadi pengadopsian beberapa totem atau makhluk yang disucikan oleh penganut Taoisme ke dalam panteon Buddhisme di Tiongkok, begitu pula sebaliknya.
Ihwal asal usul Xuan Tian Shang Di juga mengalami reduksi sejarah pada masa Dinasti Qing yang melibatkan beberapa totem lain seperti Guan Yin (Avalokitesvara). Pada masa itu Xuan Tian Shang Di yang digambarkan sebagai sosok prajurit perkasa, dan merupakan reinkarnasi dari seorang tukang jagal yang bertobat kemudian menjadi pengikut Buddha.
Pada masa Dinasti Song, Xuan Tian Shang Di juga banyak dipuja di Provinsi Fujian dan Guangdong, yang pada akhirnya dibawa oleh imigran Tiongkok dari kedua provinsi tersebut ke negara-negara lain seperti Taiwan, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. (blogkatahatiku.blogspot.com)