04 March 2014

CAHAYA DARI SURGA

Oleh Weni Lauwdy Ratana

Perempuan yang diukir cahaya dari surga,
adalah ia yang serupa bintang-bintang
yang menyiangi gulita
dengan benderang dan indah kerlipnya

Perempuan yang diukir cahaya dari surga,
ketika senja beringsut pada horison baur
kau hadir dalam aura yang sama
bercokol malu-malu pada pucuk sang malam
di mana ihwal pengujung kala
mulai mengisahkan cinta yang membuai
dan melenakan insan-insan
yang dimabuk kasmaran

Perempuan yang diukir cahaya dari surga,
matamu serupa sembrani
di mana merpati jantan
enggan menyingkir dari dahan cemara
kala ia menatapmu terpana
dan berjanji sejak saat itu
untuk menantimu pada tiap petang mendatang

Oh, perempuan yang diukir cahaya dari surga,
kau adalah pelita penerang temaram
yang senantiasa menyinari jiwa-jiwa sunyi
dan menuntun insan
pada ranah nan membenderang
senantiasa
setiap waktu
sepanjang masa!