06 March 2014

2018, TREN INTERNET DIKUASAI PENGGUNA MOBILE

Foto: Pribadi
Selama periode proyeksi 2013 hingga 2018, Cisco mengantisipasi pertumbuhan lalu lintas data mobile global akan melampaui lalu lintas data fixed global sebesar tiga kali lipat. Berikut adalah tren-tren pendorong utama pertumbuhan lalu lintas data mobile global, di antaranya lebih banyak pengguna mobile, di mana pada 2018 akan ada 4,9 miliar pengguna mobile, meningkat dari 4,1 miliar pengguna di 2013.
Selain itu, akan lebih banyak koneksi mobile, di mana pada 2018 nanti akan ada lebih dari 10 miliar perangkat atau koneksi siap untuk mobile, termasuk delapan miliar perangkat mobile pribadi dan dua miliar koneksi M2M, meningkat dari tujuh miliar jumlah total perangkat yang siap untuk mobile dan koneksi M2M di 2013. Adapun kecepatan mobile tersebut lebih tinggi, di mana kecepatan rata-rata jaringan mobile global akan meningkat hampir dua kali lipat dari 1,4 Mbps di 2013 hingga 2,5 Mbps di 2018. Sedangkan untuk video mobile, di tahun tersebut akan menyumbang 69 persen dari keseluruhan lalu lintas data mobile dunia, meningkat dari 53 persen dibanding 2013.

Pergeseran Global Perangkat Pintar

Secara global, 54 persen koneksi mobile merupakan koneksi yang “cerdas” pada 2018, meningkat 21 persen dibandingkan 2013. Perangkat dan koneksi pintar memiliki komputasi atau kapabilitas multimedia yang mutakhir dan konektivitas minimum 3G. Sementara smartphone, laptop, dan tablet akan mempengaruhi sekitar 94 persen dari lalu lintas data mobile global pada 2018.
Lalu lintas M2M akan mewakili lima persen pada lalu lintas data mobile di 2018, sementara perangkat handset dasar akan mencapai satu persen dari lalu lintas data mobile data pada 2018. Perangkat portabel lainnya akan mencakup 0,1 persen. Untuk lalu lintas mobile cloud, akan tumbuh 12 kali lipat dari 2013 sampai 2018, dengan laju pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 64 persen.
Sedangkan pengaruh koneksi M2M  dan wearable device, mengacu pada aplikasi yang memungkinkan sistem nirkabel dan kabel untuk berkomunikasi dengan perangkat sejenis untuk mendukung sistem navigasi global positioning satellite (GPS), melacak aset, penghitungan utilisasi, keamanan, dan video pengawasan.
Sebuah sub-segmen “wearable device” yang baru telah ditambahkan ke kategori koneksi M2M untuk membantu memproyeksikan laju pertumbuhan Internet of Everything (IoE). Wearable device mencakup hal-hal yang digunakan oleh orang-orang seperti jam tangan pintar, kacamata pintar, pelacak kesehatan, serta wearable scanner yang mampu terhubung dan berkomunikasi ke jaringan, baik secara langsung melalui konektivitas seluler yang tersedia dalam perangkat, atau melalui perangkat lain seperti smartphone melalui koneksi WiFi dan Bluetooth.
Dari data yang dihimpun, di 2013 koneksi M2M akan mewakili hampir lima persen dari perangkat yang terkoneksi jaringan mobile dan menghasilkan lebih dari satu persen keseluruhan lalu lintas data mobile, sementara di 2018 koneksi M2M akan mewakili hampir 20 persen dari perangkat yang terkoneksi jaringan mobile, dan menghasilkan lebih dari enam persen keseluruhan lalu lintas data mobile.
Di 2013, terdapat 21,7 juta perangkat wearable device di seluruh dunia, dan ini melonjak signifikan pada 2018, di mana akan ada 176,9 juta perangkat wearable device di seluruh dunia, dengan laju pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 52 persen. (blogkatahatiku.blogspot.com)