22 February 2014

UPAYA PENGUATAN KELEMBAGAAN KOPERASI DAN UMKM

Foto: Effendy Wongso
Pemerintahan Kota Makassar, dalam hal ini Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melaksanakan pelatihan khusus kepada sejumlah koperasi yang ada di Makassar. Kegiatan merupakan rangkaian dari kegiatan penguatan kelembagaan untuk mereposisi koperasi di masyarakat.
Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Sosial, Ibrahim Saleh, saat membuka kegiatan workshop “Penguatan Kelembagaan Koperasi” di Hotel Grand Celino, Jalan Lanto Daeng Pasewang beberapa waktu lalu, mengatakan koperasi sebagai lembaga perekonomian rakyat harus mampu bergerak dinamis. Hal ini dilakukan seiring perkembangan sistem ekonomi serta persaingan yang semakin ketat dengan pelaku ekonomi lain saat ini.
“Untuk itu, penguatan kelembagaan serta peningkatan mutu pengelola koperasi menjadi hal mutlak bila tidak ingin tertinggal dengan lembaga ekonomi lain sebagai kompetitornya,” ujarnya.
Ibrahim juga memaparkan, peningkatan mutu tersebut bisa dilakukan dengan memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dalam rangka mendorong kreativitas dan aktivitas pengelolaan koperasi.
“Kondisi makro dan mikro ekonomi Kota Makassar, dengan pertumbuhan yang rata-rata sembilan persen per tahun, merupakan modal besar bagi tumbuh kembangnya lembaga-lembaga ekonomi, khususnya yang bersifat kerakyatan,” jelas mantan Kepala Dinas Sosial Kota Makassar ini.
Ditambahkan, peluang ini harus ditangkap oleh pelaku koperasi untuk mengembangkan diri. Sokongan pihak luar seperti perbankan jangan disia-siakan karena hanya dengan sinergi positif itu, koperasi dapat maju dan mampu bersaing dengan sektor ekonomi lain.
Sementara itu, ketua panitia workshop, Farah Tenriawaru mengungkapkan instansinya senantiasa melakukan langkah-langkah guna menghidupkan kelembagaan koperasi. Selain itu, pembinaan diarahkan pada kemandirian koperasi serta kemampuan untuk mengelola lembaganya dengan swadaya.
“Berbagai workshop kita lakukan bertujuan membuka wawasan pengurus koperasi, serta mengenalkan mereka pada praktik-praktik manajemen modern dalam mengelola lembaga ekonominya,” ungkapnya.
Farah berharap, workshop yang berlangsung selama dua hari tersebut mampu memberikan apresiasi positif bagi para pelaku koperasi dan UMKM. (Chaerani Arief/blogkatahatiku.blogspot.com)