01 March 2014

UPAYA PEMBERDAYAAN PRODUK LOKAL

Foto: Effendy Wongso
Nasionalisme dan kebanggaan terhadap bangsa dapat ditunjukkan dengan kecintaan suatu masyarakat terhadap produk yang dihasilkan oleh negaranya. Sebenarnya, hal ini dapat dilihat dari fanatisme suatu penggemar olahraga terhadap tim dukungannya. Kurang lebih mungkin begitu, tetapi untuk menggali lebih dalam esensi hal tersebut, maka skup pengamatan boleh jadi berada dalam lingkup keseharian masyarakat ini, seberapa besar kebanggaan mereka terhadap produk lokal misalnya.
Masyarakat Indonesia harus memiliki kebanggaan terhadap produk dalam negeri, khususnya buatan daerah masing-masing. Kebanggaan ini ditunjukkan dengan cara mencintai, membeli dan menggunakan produk lokal dibandingkan dengan produk asing lain yang sejenis. Mengonsumsi produk lokal adalah salah satu kunci pertumbuhan ekonomi yang akan membawa kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya daerah penghasil produk dan brand lokal tersebut.
Bila konsumen Indonesia lebih senang membeli barang-barang impor, yang akan memetik manfaat terbesar adalah produsen barang di luar negeri. Uang akan mengalir ke luar tanpa ada manfaat ekonomi di dalam negeri. Memang, tak dapat dipungkiri jika masih ada anggapan ataupun pandangan sinis yang menganggap produk dalam negeri kalah berkualitas dibandingkan produk luar negeri.
Padahal, persepsi itu keliru lantaran banyak orang yang belum benar-benar mengenal baik produk-produk buatan Indonesia, karena sesungguhnya potensi produk lokal dalam negeri atau suatu daerah di Tanah Air luar biasa dan tak kalah bagusnya dengan merek dari luar negeri.
Selama ini, untuk mendongkrak produktivitas produk lokal pemerintah daerah telah mengupayakan berbagai cara supaya industri dalam negeri tumbuh, baik melalui fasilitasi akses pasar, mempromosikan produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), maupun meningkatkan jejaring pemasaran antarpulau, serta kegiatan misi dagang lokal untuk dipasarkan di luar negeri. Dengan demikian, produk lokal nasional diharap bisa bersaing di pasar dalam negeri secara regional maupun di pasar global.
Kendati demikian, potensi produk daerah yang sangat besar tersebut belum diolah secara maksimal. Untuk itulah, sentra-sentra potensial daerah yang melingkupi kewirausahawan lokal dapat diberdayakan peran sertanya guna menghasilkan produk lokal berkualitas, sekaligus dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas di suatu daerah.
Pelaksanaan-pelaksanaan pameran yang selama ini diselenggarakan oleh pemerintah daerah, baik ekspo berskala internasional maupun regional selama ini diakui telah menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pelaku UMKM dalam negeri. Langkah ini pun akan terus dilakukan sebagai rangkaian identifikasi produk potensial guna menaikkan level pelaku UMKM yang sebelumnya berskala mikro menjadi kecil, yang kecil menjadi menengah, hingga terciptanya kemandirian pelaku usaha yang dapat menopang perekonomian Indonesia.
Upaya pemberdayaan produk lokal memang tanggung jawab semua pihak, tak hanya pemerintah daerah. Dengan demikian, kreativitas mumpuni juga harus didedikasikan oleh pengusaha lokal dengan menciptakan produk yang bagus dan berkualitas sehingga dapat bersaing dengan produk luar negeri.
Optimisme ini tidak berlebihan, sebab daerah-daerah di Sulawesi memiliki potensi produk unggulnya masing-masing. Sisanya, hanya dibutuhkan upaya serius dari semua komponen masyarakat untuk menggarapnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)