09 February 2014

SOSIALISASI JASA PERBANKAN SYARIAH

Foto: Istimewa
Sebagai salah satu perbankan syariah, CIMB Niaga Syariah yang juga merupakan unit usaha syariah (UUS), hadir untuk merespons perkembangan bisnis perbankan syariah Indonesia dan tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan perbankan jenis ini yang universal, inovatif, aman, dan menguntungkan.
Cimb Niaga Syariah hadir di Indonesia menjadi pelaku perbankan syariah terkemuka di Indonesia dan regional dengan kekhasan dalam budaya layanan, proses dan sumber daya manusia (SDM) dengan proposisi perbankan universal yang kuat di tingkat nasional, serta salah satu bank yang menjadi model percontohan dalam penerapan dual system banking di Indonesia.
Vice President Branch Manager CIMB Niaga Syariah Makassar, Abd Gaffar Lewa mengatakan CIMB Niaga Syariah hadir menjadikan Indonesia sebagai basis perkembangan bisnis perbankan syariah sebagai bagian dari visi PT Bank CIMB Niaga Tbk, CIMB Islamic, dan Grup CIMB.
“Alhamdulillah, kami unggul dalam pengembangan bisnis menuju bank umum syariah terkemuka dalam pengembangan perbankan di Indonesia melalui inovasi berkelanjutan, layanan konsumen berkualitas, dan praktik terbaik (best practices),” ungkapnya.
Ditambahkan, CIMB Niaga Syariah fokus terhdadap visi 2015, yaitu akselerasi pengembangan bisnis perbankan syariah di lingkungan CIMB Niaga, CIMB Islamic, dan Grup CIMB dengan menjadikan Indonesia sebagai pasar perbankan syariah.
Menurut pria lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut, saat ini masih banyak masyarakat yang belum mau mencoba menabung atau menggunakan jasa syariah, padahal keuntungan bank syariah jauh lebih besar ketimbang bank konvensional. Salah satunya adalah di CIMB Niaga Syariah, tempatnya berkarya sejak bank tersebut masih benama Bank Niaga di 1983.
“Implementasi dual system banking secara penuh ada di CIMB Niaga Syariah, bagaimana menjadikan bisnis perbankan syariah sebagai indikator kinerja utama atau key performance indicator (KPI) bagi seluruh unit bisnis dan pendukungnya, serta memperkuat infrastruktur, teknologi informasi, sistem informasi manajemen (management information system), dan model bisnis leverage (leverage business model) berbasis dual system banking,” terangnya.
Dijelaskan, hingga saat ini CIMB Niaga Syariah telah memiliki lebih dari lima ribu nasabah. Hingga saat ini pula, pihaknya senantiasa memberikan pelayanan maksimal terhadap nasabahnya tanpa terpengaruh pada suku bunga, pelemahan rupiah, dan Bank Indonesia (BI) Rate.
Kendati demikian, CIMB Niaga Syariah masih terkendala pada sumber daya manusia (SDM), di mana sebelumnya SDM bank ini masih didominasi oleh karyawan yang berasal dari CIMB Niaga konvensional.
“Tentunya masih perlu untuk belajar, apalagi menghadapi masyarakat ekonomi Asean (MEA) di 2015, dan momentum politik di Indonesia yang akan berimbas pada ekonomi dan perbankan. Untuk itulah, semuanya harus siap dalam mengadapi tantangan dan dampak dari kedua momen tersebut,” ungkapnya.
Pria kelahiran Gowa, 17 April 1962 ini berharap target setiap tahun di CIMB Niaga Syariah bisa semakin meningkat, di mana semua program bakal naik.”Tahun lalu naik 15 persen, kami harap tahun ini dapat mencapai 20 persen di semua program, termasuk aset dan pembiayaannya,” harapnya.
Suami dari Marwani Mukhtar ini juga berharap, ke depannya masyarakat  masyarakat semakin apresiatif  membuka rekening di bank syariah ataupun menggunakan jasa perbankan syariah dalam hal kredit.
“Nah, apalagi tahun ini merupakan tahun yang cukup berat, di mana tingkat suku bunga fluktuatif dan tidak jelas. Untuk itu, saya menyarankan agar masyarakat dapat menggunakan jasa keuangan di perbankan syariah,” bebernya.
Ketua Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbindo) Sulsel ini juga mengatakan, untuk mengatisipasi fluktuatifnya suku bunga, maka ia menyarankan masyarakat menggunakan jasa perbankan syariah saja karena sistem dalam perbankan jenis ini tidak terpengaruh signifikan terhadap BI rate.
Adapun program dana pendidikan di CIMB Niaga Syariah yang dapat diikuti oleh nasabah, lanjut ayah dari lima orang anak ini, adalah tabungan berjangka, iB Mapan dengan hadiah langsung gadget mutakhir, dan tabungan khusus anak, iB Junior dengan hadiah langsung boneka Spongebob.
Ketika ditanyakan perihal jumlah total aset dan dana pihak ketiga (DPK) banknya tersebut, Gaffar mengakui tidak mempunyai kewenangan memaparkannya. “Itu  merupakan kewenangan CIMB Niaga Syariah Jakarta, termasuk pihak yang mengeluarkan rilis terkait total aset dan DPK-nya,” tandasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)