05 February 2014

SEKOLAH REPRESENTATIF LAHIRKAN SISWA BERPRESTASI

Drs Abdul Halim Samad MM
Kepala Sekolah SMK Telkom Shandy Putra 2 Makassar
“Kami Lahirkan Banyak Siswa Berprestasi”

Foto: Pribadi
SMK Telkom Sandhy Putra 2 Makassar adalah salah satu sekolah kejuruan yang sangat representatif di Kota Makassar. Sekolah ini merupakan sekolah swasta yang dibangun oleh Yayasan Sandhykara Putra Telkom, yang menawarkan para siswa untuk mengembangkan pengetahuan di bidang Informasi Teknologi (IT) dan Telekomunikasi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMK Telkom Sandhy Putra 2 Makassar, Drs Abdul Halim Samad MM, kepada KATA HATIKU di SMK Telkom Sandhy Putra 2 Makassar, Jalan AP Pettarani 4, Makassar, beberapa waktu lalu. Dijelaskan, SMK yang banyak melahirkan siswa berprestasi ini, memiliki dua jurusan yakni Teknik Telekomunikasi serta Teknik Komputer dan Jaringan. Meski sudah memilih jurusan masing-masing, namun siswa tetap belajar pelajaran umum seperti Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Matematika, Fisika, Agama, dan lain-lain.
“Hanya pelajaran kejuruannya yang berbeda, di mana porsi belajar di sekolah ini sampai sembilan jam per hari, dan Sabtu digunakan untuk kegiatan ekstrakulikuler,” ujarnya.
Adapun kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah tersebut di antaranya adalah Palang Merah Remaja (PMR) Satrya Rovers (Pramuka), Futsal, English Meeting Club (EMC), Gemar Elektronika (Gemel), dan  IT Community (ITC).
SMK Sandhy Putra 2 Makassar adalah sekolah yang telah terakreditasi A oleh badan akreditasi nasional, dan mendapatkan sertifikat ISO 9001 versi 2008 dari badan sertifikasi ISO SAI Global pada Maret 2009. Sekolah ini menerima siswa baru untuk dididik menjadi siswa yang terampil dalam bidang telekomunikasi.
“Program pembelajaran di SMK ini mengacu pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diwajibkan oleh Diknas untuk sekolah kejuruan, baik normatif, adaptif maupun produktif, di mana untuk mata pelajaran adaptif dan normatif sesuai standar kurikulum Diknas,” tambahnya.
Dijelaskan, secara spesifik mata pelajaran produktif menyinkronkan kebutuhan industri dengan Diknas. Setiap tahun sekolah ini mengajukan kurikulum ke perwakilan industri telekomunikasi dan informasi, lalu mereview kurikulum tersebut, apakah kurikulum sudah link and match dengan kebutuhan industri.
“Yang diharapkan adalah mata pelajaran kejuruan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan industri. Kami berusaha menjaga konsistensi kurikulum yang kami buat dengan metode monitoring yang digunakan di kelas. Pola praktik belajar dilakukan di dalam sekolah dan di luar sekolah. Menjaga konsistensi bahwa semua siswa mendapat materi praktik yang sesuai dengan kurikulum,” jelasnya.
Sementara itu, program praktik industri yang diadakan setiap tahun selama 10 minggu, sesuai dengan jurusannya. Menurutnya, pihaknya selalu memonitor apa yang didapatkan para siswa di industri, apakah sesuai dengan kurikulum yang ada.
“Seperti halnya jurusan telekomunikasi, praktik indusrinya dilakukan di perusahaan telekomunikasi mulai dari divisi akses, infratel, perusahaan telekomunikasi lainnya, serta instansi pemerintah. SMK Sandhy Putra 2 Makassar ini kerap kali mengantongi sejumlah prestasi akademi yang membanggakan, di antaranya menjadi peringkat satu Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk ujian nasional selama tiga tahun berturut-turut. Kemudahan untuk ekstrakurikuler Olimpiade Fisika meraih peringkat ketiga se-Indonesia,” ungkap Abdul Halim Samad.
Ia juga mengatakan bahwa tujuan sekolah kejuruan adalah berorientasi agar para siswa dapat melanjutkan sekolah ataupun bekerja, sehingga sekolah kejuruan harus memberikan kompetensi secara global jika siswa ingin melanjutkan di perguruan tinggi atau bekerja.
“Untuk itulah seharusnya para siswa dibekali dengan knowledge (pengetahuan) yang mendukung sesuai dengan program yang relevan seperti telekomunikasi. Sedangkan persiapan untuk bekerja, siswa dibekali dengan kemampuan (skill) melalui kegiatan praktik di sekolah ataupun di industri,” paparnya.
Sekolah yang sudah berdiri sejak 1992 dan menamatkan 1800 alumni ini, memiliki fasilitas yang mumpuni untuk menunjang proses belajar mengajar seperti kelas ber-AC, enam laboratorium yang terbagi dari jaringan akses, jaringan komputer, internet, transmisi, dan laboratorium komunikasi data. Tak hanya dari segi sarana, SMK Sandhy Putra 2 Makassar ini pun memiliki tenaga pengajar yang profesional, baik dari internal yayasan, Telkom, industri swasta, maupun guru-guru dari luar negeri.
“Kalau dari awal kita konsisten mendidik siswa, maka program pemerintah mengenai pendidikan berkarakter akan lebih mudah, sebab semua sekolah akan menerapkan sistem ini, dan bukah hanya menjadi slogan. Karena pendidikan moral untuk memperbaiki bangsa secara umum dimulai dari sekolah, intinya semua sekolah harus konsisten pada kurikulum yang sudah didesain,” tutup Abdul Halim Samad. (blogkatahatiku.blogspot.com)