26 February 2014

SALAM UNTUK SANG MALAM

Oleh Ahmad Arafat A

Salam untuk Sang Malam
yang datang berkawan rembulan
di atas langit bertabur bintang

Ketika mentari kembali ke peraduan
dan bumi menjadi lelah
gulita menjadi pertanda

Angin seperti malas untuk beranjak
burung-burung tiada berkicau
ombak kian berdebur
kehangatan semakin melebur

Orang-orang pun beraneka karya
ada yang terlelap berselimut raga
ada yang merana tidak berdaya

Lihatlah ke atas sana
cahaya purnama menanti Tuan-nya
menjawab permintaan
meluluskan permohonan
bagi yang berharap dan selalu siap

Lihat juga ke bawah sini
cacing-cacing mulai beraksi
berjalan di pekatnya malam
merasa tiada terlihat
berlaku tanpa tentu

Wahai malam
sampai kapan
kerinduan ini terus berlangsung
namun keyakinanku tiada berlalu....