28 February 2014

PERTAMINA DEX, PRODUK BARU RAMAH LINGKUNGAN PERTAMINA

Foto: Istimewa
Sebagai salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang energi di Indonesia, PT Pertamina (Persero) saat ini berkomitmen mendorong proses transformasi internal dan pengembangan yang berkelanjutan. Hal tersebut dilakukan guna mencapai standar internasional dalam pelaksanaan operasional dan tata kelola lingkungan yang lebih baik, serta  peningkatan kinerja perusahaan sebagai sasaran bersama.
Hal tersebut diungkapkan oleh Senior Sales Executive Retail I Pertamina Marketing Operation Region VII Sulawesi, Mardian saat launching produk Pertamina, “Pertamina Dex” di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.902, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (24/2/2014) pagi. Dijelaskan, dengan menghadirkan Pertamina Dex, PT Pertamina telah melakukan ekspansi bisnis ke sektor bahan bakar diesel.
“Pertamina Dex yang merupakan bahan bakar berkualitas tinggi, dengan cetane number minimal 53 yang akan tersebar di delapan SPBU di Kota Makassar,” terangnya.
Mardian mengungkapkan, produk Pertamina terbaru ini dalam tahap awal dibuka di Kota  Makassar, dan sembilan SPBU berikutnya yang akan dibuka di kabupaten dan kota di Sulsel. “Langkah ini bertujuan untuk dapat memperkuat pemasaran produk dari PT Pertamina. Ke depannya, produk ini akan dipasarkan minimal pada satu SPBU di satu kabupaten atau kota  di wilayah Pertamina Marketing Operation Region VII Sulawesi,” paparnya.
Menurutnya, Indonesia masih didominasi oleh kendaraan berbahan bakar gasoline, padahal di Eropa dan Amerika Serikat sebagian besar kendaraan sudah didominasi oleh kendaraan jenis diesel. Teknologi kendaraan ke depan juga akan bergeser ke jenis diesel sehingga kehadiran Pertamina Dex diharapkan dapat memenuhi ekspektasi pengguna produk diesel dalam negeri dengan kualitas terbaik, seiring dengan pertumbuhan otomotif kendaraan mesin diesel modern.
“Pertamina Dex merupakan produk terbaik yang ada di pasar saat ini, di mana salah satu keunggulan yang dimiliki adalah bahwa emisi yang dihasilkan hanya satu per lima dari batas limit emisi yang diizinkan pemerintah Indonesia,” bebernya.
Selain menjadikan tarikan lebih enteng, Mardian menyebut suara mesin juga lebih halus. Dengan demikian, start lebih mudah sebab efek dari cetane numbernya yang tinggi. Pertamina Dex yang diproduksi salah satu kilang Pertamina Regional V Balikpapan ini memiliki kandungan sulfur terendah di Indonesia, di mana ini menghasilkan emisi yang lebih bersih dan lebih sedikit.
“Kita tidak perlu lagi khawatir bahan bakar yang dihasilkan akan mencemari lingkungan. Apalagi produk ini juga dilengkapi dengan additive generasi terbaru yang dapat menjaga injektor mesin tetap bersih, mencegah karat, menghilangkan buih, memisahkan air, dan memberikan pelumasan yang baik sehingga performa mesin tetap prima. Untuk harga, Pertamina Dex ini ditawarkan Rp 13.800 per liter di SPBU yang menyediakannya,” ungkapnya.
Sementara itu, Senior Supervisor External Relation Pertamina Marketing Operation Region VII Sulawesi, menambahkan setelah masuknya Pertamina Dex ini, diharapkan mobil-mobil pabrikan AS dan Eropa bisa menyusul masuk ke Indonesia, khusunya di Makassar karena jenis mobil mereka cocok dengan produk ini.
“Produk Pertamina Dex ini merupakan produksi nonsubsidi, di mana bila semakin banyak yang mengomsumsi akan membuat peningkatan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) karena barang ini bukan barang subsidi, dan murni dari bisnis Pertamina,” tandasnya. (Chaerani/blogkatahatiku.blogspot.com)