15 February 2014

PENYALURAN RASKIN YANG TEPAT SASARAN

Foto: Chaerani Arief
Kehidupan suatu masyarakat tidak terlepas dari ketersediaan pangan, sandang, dan papan. Khusus untuk pangan, kebutuhan ketersediaan beras menjadi kebutuhan pokok mendasar dari setiap rumah tangga (RT) di Indonesia.
Pada kegiatan “Sosialisasi Raskin Kota Makassar 2014” di Hotel Dinasty, Jalan Lombok, Makassar, Rabu, (12/2/2014) pagi, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar, Irwan Bangsawan mengungkapkan, khusus di Kota Makassar, untuk alokasi Beras untuk Rumah Tangga Miskin (Raskin) di 2014 sebanyak 7,959 juta kilogram. Sedangkan jumlah penerima Raskin di 2014 tidak mengalami peningkatan dibanding 2013 lalu, dengan sasaran penerima Raskin sebanyak 44.217 Rumah Tangga Miskin (RTM).
Ditambahkan, untuk ketetapan harga jual Raskin pada titik distribusi adalah Rp 1.600 per kilogram atau senilai Rp 24 ribu untuk 15 kilogram per RTM, dan sudah pada proses penyaluran.
“Penyaluran sudah dimulai Januari kemarin, tetapi lebih maksimalnya bulan (Februari) ini sampai Desember tahun ini,” jelasnya.
Data RTM yang menerima Raskin, sebut Irwan juga tidak mengalami penurunan dari tahun lalu, di mana data ini pun bersumber dan ditentukan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Pusat (TNP2K).
“Data yang dibuat oleh TNP2K sendiri mengacu pada Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011, berdasarkan pertimbangan tentang tingkat kemiskinan, tingkat ketertinggalan atau kesulitan akses daerah, dan pertumbuhan ekonomi daerah serta hasil evaluasi pelaksanaan Raskin 2013,” terang Irwan.
Sementara itu, Asisten II Pemerintah Kota Makassar Bidang Ekonomi Pembangunan dan Sosial, Ibrahim Saleh yang membuka kegiatan mewakili Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin, menyatakan pengalamannya saat penyaluran Raskin di 2013 lalu.
“Penyaluran berjalan dengan lancar, dan tidak menimbulkan masalah berarti. Hal ini berkat kerja sama dengan pihak-pihak terkait seperti Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional (Divre) Makassar serta kelurahan sebagai lembaga yang paling bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan penyaluran Raskin didasarkan pada enam indikator yang telah dicanangkan oleh pihaknya, di antaranya tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat administrasi, dan tepat kualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Ibrahim mengucapkan terima kasih kepada pihak Perum Bulog Divre Wilayah Kota Makassar sebab melalui kerja sama tersebut dapat terealisasi kegiatan sosialisasi seperti ini.
“Saya berharap agar penyaluran Raskin Kota Makassar yang diikuti oleh seluruh penanggung jawab Raskin, baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Saya juga berharap pengawas Raskin mampu menjalankan amanat dengan baik,” tandasnya. (Chaerani Arief/blogkatahatiku.blogspot.com)