08 February 2014

KURINDU

Oleh Ahmad Arafat A.

Kurindu malam-malamku...
di mana hening menemani
desau angin membayangi
dan rindu hati membuncah tinggi
kudamba malam-malam itu...
saat kalam suci menyelimuti
rintihan tangis bergelegak murni
dan hamparan sajadah menanti

Ilahi....
di mana waktu itu
ketika hati menjadi syahdu
tobat menjadi pemandu
dan taat menggaungi waktu

Ilahi...
di mana saat-saat itu
ketika Engkau turun ke bumi
merangkul kekasih-kekasih suci
yang berdoa dan setia berjanji

Sungguh, Tuhanku
telah banyak malam-malam
kulalui tanpa mengenang-Mu
telah jauh perjalanan umurku
namun tiada bertambah dekatku pada-Mu

Akulah yang hina kelana
berjalan tanpa arah yang jelas
tersesat dalam gelapnya selubung dosa
dan terjatuh dalam kubangan taK berbatas

Ilahi ku....
bukakan pintu-pintu-Mu
tunjukkan jalan terang-Mu
dan langkahkan kakiku menuju-Mu

Kuingin kembali kepada-Mu
walau hanya di sepertiga malam itu
aku dapat menjawab perjamuan-Mu
sebagai bekal dan amalan yang tak palsu

Kuingin tetap mengingat-Mu
dalam setiap sisa umurku
dan meneteskan air mata tobat itu
yang kutahu hanya untuk-Mu

Ilahi....
jangan abaikan hamba-Mu
jangan berpaling dariku
jangan mengubah kasih-Mu

Sungguh....
jika bukan karena Engkaulah "Sang Khalik "
tidaklah aku mengiba belas-Mu
dan mengharap kasih-Mu

Dan, sungguh....
jika bukan karena Engkaulah "Sang Akbar"
tiadalah aku mengharap
: agar tobat menjadi sebab
ketaatan menjadi tetap
dan gundah jiwa menjadi senyap