28 February 2014

DISPORA SOSIALISASI KEGIATAN KEWIRAUSAHAAN

Foto: Effendy Wongso
Pemerintah Kota Makassar mewakili Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar memfasilitasi beberapa pemuda yang ada di Kota Makassar agar mampu terjun dalam dunia kewirausahaan untuk membantu pertumbuhan ekonomi ke depan.
Ketua panitia kegiatan, Syamsul Alam mengatakan dalam kewirausahaan perlu adanya pengembangan usaha, di mana hal ini nantinya dapat membantu para wirausahawan muda untuk mendapatkan ide dalam pembuatan barang-barang yang akan dijadikan produk jual.
“Sehingga dalam proses pengembangan usaha ini, diperlukan jiwa seorang wirausahaan yang memiliki kemampuan mumpuni. Artinya, seorang pengusaha harus tekun, berani, terampil, dan tidak mudah putus asa. Juga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen,” ujarnya pada laporan kegiatan workshop penyusunan strategi pengembangan kewirausahaan pemuda di Hotel Dinasti, Jalan Lombok, Makassar, Rabu (26/2/2014) pagi.
Syamsul menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah untuk membentuk generasi muda yang memiliki keterampilan wawasan dan berkepribadian yang baik, serta mampu membina kewirausahaan pemuda yang ada di Kota Makassar.
Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Sosial, Ibrahim Saleh mengatakan dengan memahami benar tentang pertimbangan yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam memberi produk, memilih tampilan produk, bentuk pelayanan dan harga jual produk, merupakan cara yang sangat tepat untuk memahami kebutuhan dan keinginan yang bersifat dinamis.
“Pengaruh orientasi wirausaha terhadap kinerja pemasaran harus melalui orientasi pasar dan indikator-indikator wirausaha, dan hal ini bisa didapat dalam kegiatan pembinaan kewirausahaan seperti ini,” terangnya.
Mantan kepala dinas sosial Makassar ini mengungkapkan, pihak pemerintah berusaha menciptakan generasi muda yang memiliki pemikiran kemandirian, terutama dalam bidang usaha.
“Tantangan ke depan, persaingan akan semakin ketat sehinga kita harus menyiapkan pemuda yang mampu menerobos persaingan yang kian kompetitif, khususnya bertahan dalam persaingan ekonomi,” pesan Ibrahim.
Ditambahkan, persaingan yang kian ketat tersebut bisa menciptakan pengangguran-pengangguran jika pembenahan tidak dilakukan sejak dini. “Termasuk di kalangan pemuda, sehingga pemerintah melihat harus ada pemberian motivasi dan pengetahuan tetang kewirausahaan agar mampu memperbaiki keadaan ekonomi kedepannya.
Hal serupa juga dikemukakan Kepala Bidang Sumber Daya Pemuda Dispora, M Lukman HZ. Dikatakan, kemampuan bertahan dalam persaingan ekonomi ke depan sangat diperlukan. Untuk itulah, pemerintah daerah seyogianya memfasilitasi dan menjadi fasilitator dalam dalam menggerakkan pemuda yang ada di wilayahnya.
“Pemerintah bisa memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada pemuda tentang kewirausahaan guna menghadapi persaingan ekonomi ke depan. Minimal, pihak pemerintah memberikan informasi pengetahuan tentang kewirausahaan,” tandasnya. (Chaerani/blogkatahatiku.blogspot.com)