22 February 2014

DISPERINDAG FASILITASI AKSES PERBANKAN UMKM

Foto: Effendy Wongso
Saat ini Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah dengan perkembangan ekonomi yang paling pesat di Indonesia. Berbagai sektor usaha potensial berkontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional, khususnya di tingkat daerah. Untuk itulah pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Selatan fokus mengembangkan sektor-sektor yang dianggap penting seperti usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM) di Sulawesi Selatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel, Hadi Basalamah saat ditemui beberapa waktu lalu. Menurutnya,  pihaknya senantiasa memfasilitasi antara UMKM dan IKM dengan pihak perbankan di Sulawesi Selatan. Hal ini merupakan rapat lanjutan dalam rangka memberdayakan UMKM di daerah ini untuk membuka akses pasar terhadap pasar ritel.
Dikatakan, dengan adanya pertemuan tersebut para pelaku UMKM dan IKM akan mendapatkan ruang yang berkaitan dengan akses promosi dan penjualan produk lokal yang dihasilkan oleh kedua sektor usaha tersebut.
“Kami yakin pihak perbankan akan membantu pembiayaan selama memiliki invoice, dan perbankan akan bayarkan cash atau tunai secara langsung kepada pihak yang membutuhkannya,” jelasnya.
Sementara itu, dihubungi terpisah Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah I Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) Grup Ekonomi dan Keuangan, Causa Iman Karana, mengatakan BI terus berupaya dalam mendukung pengembangan UMKM dan IKM di Sulawesi Selatan, dengan mendorong perbankan untuk berpartisipasi dalam kemajuan sektor tersebut.
Sebagai bukti, pada 2013 lalu perbankan telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 25 triliun. “Untuk tahun ini, kami menargetkan penyaluran kredit UMKM bisa meningkat hingga 20 persen dibandingkan 2013 lalu,” ujarnya.
Causa menjelaskan, Non Performing Loan (NPL) UMKM dan IKM di Sulsel masih terbilang sangat kecil. “NPL di Sulsel hanya menyentuh angka tiga persen,” ungkapnya.
Sedangkan Ketua UMKM Mutiara, Ida Qta mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan selalu berupaya mendorong kebutuhan UMKM dengan memfasilitasi pendanaan UMKM melalui perbankan.
“Selama ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya membantu kami dan teman-teman yang bergelut di UMKM dan IKM dalam memasarkan produk kami. Begitu pula kemudahan dalam mengakses sektor perbankan,” tandasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)