22 February 2014

CINTA DALAM BAYANG BAUR

Oleh Effendy Wongso

Cinta adalah ranggas kelabu
dari dua binar hitam dan putih
rentang jalanku bagai diarak pedati retak
pada dua prominade baur

Cinta membuncah
ketika aku hanyut dalam irama satir
: terlalu terlambat untuk memahami
sisi-sisi hati yang pernah kopong karena luka

Ya, Tuhan
kumafhumi lumur dosa
yang sengaja kusampur dalam dada
: maafkan aku!
mungkin ini salah tetapi cinta tak pernah salah
ia hanya datang pada saat salah!