20 February 2014

BPR HASAMITRA PERKAYA PROGRAM PERBANKAN

Foto: Effendy Wongso
Pesatnya perkembangan dan kemajuan suatu bank, tentu tak terlepas dari kepercayaan masyarakat terhadap kesehatan lembaga keuangan tersebut. Sebut saja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Hasamitra misalnya, dengan dukungan sebanyak 50 ribu nasabah dan aset sebesar Rp 667 miliar, bank yang pro rakyat kecil ini pun tumbuh sehat sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.
“Sekali lagi, ini semua tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan seluruh stakeholders kami sebagai bentuk kemitraan dalam mewujudkan tujuan kami,” tutur Direktur Utama BPR Hasamitra, I Nyoman Supartha saat ditemui beberapa waktu lalu di kantornya, Jalan Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Untuk mengapresiasi nasabahnya, BPR Hasamitra rutin mengadakan beragam program. Salah satunya adalah program Golden Age bagi para pensiunan dan nasabah berusia 50 tahun ke atas, yang ingin menyimpan uang dalam bentuk deposito dan ingin memperoleh keuntungan menarik.
Melalui program Golden Age, BPR Hasamitra menawarkan suku bunga maksimum delapan persen dengan penempatan minimum dana Rp 1 juta, akan tetapi bunga istimewa baru bisa dinikmati dengan minimum Rp10 juta bagi para nasabah, sementara untuk jangka waktu deposito selama tiga bulan.
“Nasabah yang menabung dengan nilai tersebut akan memperoleh voucher belanja di Carrefour sebesar Rp 50 ribu. Ini bagi mereka yang menabung dengan kelipatan Rp 50 juta, dan setiap kelipatannya memperoleh voucher tersebut,” terang Nyoman.
Dikatakan, program tersebut hadir sejak Februari 2013 ini, dan mendapatkan respons positif dari masyarakat Makassar. Untuk itulah, pihaknya terus menigkatkan keuntungan tambahan bagi nasabahnya.
“Kami menargetkan pertumbuhan nasabah kategori manula ini mencapai 500 nasabah hingga awal tahun ini,” ungkapnya.
Adapun program lainnya, BPR Hasamitra menawarkan produk Arisan Keluarga (Ariska). Tabungan ini dikemas dalam bentuk arisan keluarga yang menguntungkan. Selain saldo tabungan tetap mendapat bunga, peserta berpeluang mendapatkan hadiah atau bonus. Ariska bertujuan mendekatkan nasabah dan bank, serta antarnasabah dan nasabah.
“Program tabungan ini membentuk kelompok layaknya kelompok arisan reguler pada umumnya. Sekitar 200 nasabah bisa bergabung dalam satu kelompok. Dengan Ariska ini, setiap orang menyetor Rp 100 ribu per lot, dan setiap orang bisa memiliki hingga lima lot atau Rp 500 ribu,” paparnya.
Tabungan itu, sebut Nyoman akan diundi setiap minggu ketiga setiap bulan di kantor BPR Hasamitra. Bagi yang menang lot pertama hingga ke-11 akan mendapatkan tambahan uang dari BPR Hasamitra sebesar Rp 500 ribu berikut dengan hasil setoran yang disesuaikan setiap bulannya.
“Sementara itu bagi yang menang lot pada bulan ke-12 akan mendapatkan tambahan dana sebesar Rp 2 juta. Jadi sudah menabung mendapatkan tambahan uang tunai pula,” jelasnya.
Usai bulan ke-12, nasabah yang belum berhasil keluar mendapatkan arisan dalam 12 kali lot selama satu tahun akan mendapatkan uangnya kembali sesuai besaran yang dikumpulkan atau berkisar Rp 1,2 juta per orang.
“Setelah keluar 12 hasil lot maka otomatis kelompok tersebut dibubarkan dan kemudian jika ingin bergabung lagi dan membentuk kelompok kembali dibuka kesempatan seluas-luasnya,” imbuhnya.
Berbeda dengan arisan umum, masyarakat yang telah menang lot tidak perlu lagi menyetor untuk bulan selanjutnya. Keunggulan lain, program ini aman karena diikutkan program Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan dikelola bankir profesional serta berpengalaman.
Syarat menjadi peserta juga sangat mudah. Peserta arisan adalah perorangan, memiliki identitas yang masih berlaku seperti KTP, dan mempunyai tabungan Si Mitra di BPR Hasamitra. Terhitung hingga Mei 2013, BPR Hasamitra Makassar telah mengumpulkan 15 kelompok Ariska. Dengan jumlah tersebut sekitar tiga ribu pemegang rekening ikut serta program ini.
Nyoman menambahkan, program tersebut bertujuan mendorong masyarakat menabung. “Secara tidak langsung kita mengedukasi masyarakat menabung meski dibungkus dalam istilah arisan. Makanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh nasabah,” katanya.
Pria ramah ini juga mengatakan, perkembangan yang cukup signifikan dari BPR Hasamitra menyebabkan mereka berani untuk berekspansi ke daerah. “Nah, tahun lalu ada dua daerah yang akan dirambah, yakni Kabupaten Bone dan Kota Parepare. Dalam beberapa tahun ke depan, BPR Hasamitra juga akan membuka jaringan baru di Kota Palopo dan Kabupaten Bulukumba,” bebernya.
Sejak 2005 hingga sekarang, ekspansi BPR Hasamitra sudah merambah di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bone dengan pembukaan kantor cabang. Dua kantor kas juga telah didirikan di Makassar, yakni di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Perintis Kemerdekaan, Daya.
Memang, selama ini BPR Hasamitra terbilang sukses membuat pasar dan diminati banyak kalangan. Oleh karena itu, rencana ekspansi menjadi prioritas BPR Hasamitra. Kantor cabang BPR Hasamitra di Kabupaten Gowa bahkan telah melayani nasabah hingga ke Kabupaten Takalar. Begitu pula dengan kantor kas di Daya, sebelumnya telah melayani hingga ke Kabupaten Bone sebelum berdirinya kantor cabang di daerah penghasil kepiting tersebut.
“Dari animo inilah kami memprioritaskan pembukaan kantor cabang. Memang, untuk target jangka panjang BPR Hasamitra bahkan ingin membuka kantor, baik cabang maupun kas di setiap kabupaten atau kota di Sulsel. Nah, dari segi finansial yang sudah mapan, 2014 ini menjadi penentu BPR Hasamitra untuk menjadi lebih besar,” tandas Nyoman. (blogkatahatiku.blogspot.com)