16 February 2014

BISNIS ASURANSI YANG VISIONER

Proteksi Sekaligus Investasi yang Visioner

Foto: Effendy Wongso
Kebutuhan hidup yang makin meningkat membuat seseorang tidak bisa lagi hanya menggantungkan masa depannya pada tabungan atau hasil investasi. Di sinilah asuransi berperan signifikan, di mana diperlukan kejelian memilih asuransi sesuai kebutuhan dan bujet.
Penetrasi produk-produk asuransi di tengah masyarakat semakin tinggi dan berkembang. Agen asuransi bertebaran di mana-mana dan menawarkan aneka produk proteksi tersebut. Melalui ajang tatap muka atau saluran telekomunikasi seperti telepon, mereka menawarkan produk asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan, hingga kendaraan.
Dengan mengusung aneka bendera perusahaan, mereka menjelaskan beragam manfaat produk tersebut kepada calon nasabah, baik manfaat proteksi murni hingga manfaat investasi. Kendati demikian, asuransi merupakan produk yang manfaatnya tidak bisa langsung terlihat ketika baru dibeli. Inilah yang menjadi kendala, di mana masyarakat kerap diliputi kebingungan dalam menjatuhkan pilihan atau malah merasa tidak memerlukan asuransi.
Padahal, sejatinya asuransi sangat penting untuk memproteksi masa depan dan tujuan finansial seseorang. Manfaat asuransi baru akan terlihat dan dirasakan belakangan saat terjadi sebuah peristiwa atau risiko. Misalnya, asuransi mobil baru terasa manfaatnya ketika mobil seseorang hilang atau mengalami kecalakaan tabrakan, sementara uang tabungan atau dana investasi yang dimiliki tidak cukup untuk memperbaiki atau membeli mobil baru.
Jadi proteksi asuransi bisa juga melindungi harta lain yang mungkin tergerus akibat suatu kejadian. Biasanya setelah tertimpa suatu musibah, seseorang baru mencari-cari asuransi. Sesungguhnya, di luar konteks “kebutuhan” dan “proteksi dini”, melalui asuransi jiwa atau apapun itu misalnya, seseorang dapat mengakumulasi dana agar kelak dapat mememenuhi kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup tersebut terasa benar ditopang oleh asuransi yang diinvestasikan di masa sekarang oleh seseorang.
Hal senada diungkapkan oleh Unit Manager PT Avrist Assurance, Makassar, Nuraeni Salam, saat dikonfirmasi KATA HATIKU beberapa waktu lalu menyoal kontribusi asuransi dalam kehidupan seseorang, di kantornya Jalan Sultan Hasanudin 24 B, Ruko Istana, Makassar.
Menurutnya, kapan saja dan momen apa saja, asuransi pasti dibutuhkan. Asuransi membantu masyarakat mengelola finansial, karena definisi asuransi adalah pengalihan risiko berkurangnya nilai ekonomi tertanggung (nasabah) kepada si penanggung (perusahaan asuransi) yang diakibatkan risiko meninggal dunia, cacat seumur hidup, dan pensiunan di hari tua.
“Jadi, asuransi merupakan kebutuhan yang sangat penting buat kita. Asuransi meng-cover nasabah, sebab kita tidak tahu keadaan kita ke depan,” ujar Nuraeni.
Berbagai kejadian tak terduga yang dialami oleh beberapa orang di sekitar kita, sebutnya, sering menimbulkan efek psikologis cukup serius bagi orang-orang yang dekat dengan mereka. Contohnya, seorang ayah yang tergolong dalam usia produktif tiba-tiba meninggal dunia. Padahal, yang bersangkutan belum mendapatkan proteksi asuransi jiwa, baik secara individual maupun korporat. Anak-anaknya pun belum diikutsertakan dalam program asuransi pendidikan. Sang istri adalah ibu rumah tangga, dan sebelumnya, ia hanya mengandalkan penghasilan semata-mata dari gaji sang suami.
Peristiwa-peristiwa miris ini membuat seorang istri maupun anak-anak yang ditinggalkannya akan sangat berat. Kepergian sang ayah meninggalkan beban keuangan yang harus ditanggung oleh keluarga yang ditinggalkan, yakni istri dan anak-anak. Faktanya, kebutuhan pokok keluarga harus tetap dipenuhi, dan anak-anak masih membutuhkan dukungan dana yang besar untuk menyelesaikan studi.
Ilustrasi tersebut, sebut Nuraeni seyogianya bisa membuka kesadaran di kalangan masyarakat tentang pentingnya memproteksi diri sejak dini dengan produk asuransi jiwa. Persiapan dari awal sangat penting untuk menghindarkan keluarga dari risiko kejadian yang tidak terduga kelak. Untuk itulah, asuransi jiwa bisa berfungsi sebagai solusi ideal, di mana dapat memberikan proteksi maksimal sekaligus menyediakan program tabungan di dalamnya.
“Melalui asuransi, Anda dapat mengakumulasi dana agar kelak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan Anda. Pada saat yang sama, juga memperoleh perlindungan apabila terjadi musibah yang membuat kebutuhan keuangan mengalami peningkatan, dan itu tidak masuk dalam anggaran pengeluaran Anda sebelumnya. Terkait hal tersebut, masyarakat dapat menentukan beberapa pilihan polis asuransi untuk memproteksi diri dan keluarganya,” tandasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)