24 February 2014

BIDIK USAHA SPESIFIK TEKNOLOGI

PT Camera & Jam Bidik Segmentasi Elektronik  sebagai Pusat Usaha Spesifik Teknologi

Foto: Risky Zulkarnain
Selama ini, tak banyak orang yang mampu membuka usaha yang benar-benar spesifik. Namun lain halnya yang dilakukan Staf Marketing PT Camera & Jam Divisi Gorontalo, Asiang, di mana dirinya mengaku siap membawa perusahaannya menuju ke penjualan yang lebih spesifik teknologi, yakni kamera dan jam tangan terlengkap di kotanya.
PT Camera yang berpusat di Mall Mangga Dua Jakarta ini, sebutnya membentangkan sayapnya di Gorontalo sejak 2012. “Kala itu, PT Camera melakukan open promotion pada 31 Juli 2012, dengan penawaran menarik yaknimemberikan cash back sebesar Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu untuk transaksi di atas Rp 3 juta. Selain itu, pihak kami juga menawarkan diskon lima hingga delapan persen untuk pembelian dua item termasuk aksesoris,” jelasnya.
Alasan memilih Gorontalo, sebut Asiang lantaran di kota ini memang belum terdapat banyak perusahaan yang menjual barang spesifik seperti kamera. “Waktu peresmian lalu di Hyper Mall Gorontalo ini, dibuka langsung oleh Pimpinan PT Camera, Budi Winata dari Jakarta,” ulasnya.
Pria kelahiran Kalimantan Barat, 25 Mei 1992 ini memaparkan,PTCamera sudah memiliki 10 tenant yang tersebar di seluruh Indonesia, di antaranya Jakarta, Surabaya, Gorontalo, dan beberapa daerah lainnya.
“Kami menawarkan prodak kamera dan jam tangan dari berbagai merek terkenal dan sudah memiliki image di kelasnya. Untuk kamera, kami memiliki beberapa merek terkenal seperti Canon, Nikon, Sony, JVC, Fuji Film, Olympus, dan lain-lain. Untuk jenis kamera, kami memiliki kamera seri digital, semi pro, DSLR, camcorder biasa hingga profesional,” ungkapnya.
Ditambahkan, selain kamera pihaknya juga menyediakan berbagai aksesoris seperti  tas untuk kamera dan camcorder, lensa, baterai, tripot, lampu, dry box, dan lain-lain. Adapun soal harga, pihaknya membanderol masing-masing item dengan harga berbeda tergantung jenisnya.
“Tergantung kualitas, ini termasuk ukuran megapiksel (MP) untuk kamera atau camcorder. Tetapi untuk kamera DSLR, tergantung spesifikasi dan kecanggihannya. Yang paling banyak diminati masyarakat adalah kamera DSLR, poket, dan prosumer. Kisaran harga bervariasi, dari ratusan ribu untuk poket sampai puluhan juta untuk kamera DSLR,” beber pria yang hobi main basket ini.
Asiang menjelaskan, untuk produk jam tangan pihaknya menyediakan beberapa merek terkenal seperti Seiko, Alexander Christie, G-Shock, Guess, Bonia, dan lain-lain.
“Keunggulan produk jam tangan yang kami jual juga berbeda-beda. Ada jam tangan yang tahan air, otomatis tanpa baterai di mana tenaganya hanya dengan sistem kinetik dengan menggerak-gerakkan tangan, serta baterai dengan sistem solar cell,” imbuhnya.
Terkait harga, produk jam tangan yang dibanderolnyapun bervariasi. Merek Alexander Christy (AC) tipe 6141 untuk cowok misalnya, dibanderolnya Rp 425 ribu. “Untuk AC 6268 cewek, harganya Rp 525 ribu. Sedangkan jam tangan merek Seiko tipe SNT044P1 harganya Rp 3,4 juta.
Asiang menjelaskan, keseluruhan produk yang dijualnya ada 1.500 item, termasuk aksesoris. “Kami memiliki strategi untuk menarik pelanggan, di mana kami menggunakan kupon diskon atau cash back untuk pelanggan tetap kami,” cetusnya.
Menyoal omset yang dapat diraih tenantnya, pria yang memilik prinsip hidup ‘jalani hidup apa adanya dan syukuri apa yang ada’ ini mengaku dapat mendulang Rp 1 juta hingga Rp 5 juta per hari.
“Omset tersebut tentu bakal dipotong untuk membayar sewa tenant dan service cash yang besarnya dapat capai Rp 3,8 juga hingga Rp 4,3 juta per bulan. Selama ini, kami juga melakukan promosi usaha melalui publikasi di media cetak,” ungkap pria yang hanya tamatan SMA ini.
Ditambahkan, selama ini pihaknya bermitra dengan beberapa lembaga pembiayaan seperti Adira Finance, Kredit Plus, FIF, dan lain-lain. “Ya, ini agar memudahkan masyarakat untuk dapat memiliki barang-barang yang kami jual,” ujar anak ketiga dari lima bersaudara ini.
Dipengujung wawancara perihal perusahaannya, Asiang membeberkan beberapa tips untuk siapa saja yang ingin berwirausaha seperti dirinya. “Nah, bekali diri dengan modal skil, dan tentunya terus berdoa kepada Yang Mahakuasa,” tandasnya. (Risky Zulkarnain/blogkatahatiku.blogspot.com)