04 January 2014

TRAVEL TETAP USUNG PROGRAM WISATA MENARIK

JESICA
Sales Marketing Dewi Wisata Tour and Tavel

Foto: Effendy Wongso
Kota Makassar kini menjelma menjadi surga bagi usaha jasa tour dan travel. Pasalnya, usaha di bidang ini dipandang sebagai salah satu ladang bisnis yang paling menggiurkan. Maraknya kehadiran maskapai penerbangan baru, turut membuka peluang bagi para pengusaha yang ingin mendulang profit di sektor tiketing area lalu lintas udara ini.
Beragam fasilitas lengkap dan perjalanan yang nyaman ditawarkan beberapa perusahaan tersebut. Salah satunya adalah Dewi Wisata Tour and Travel, di mana travel agen yang berlokasi di Jalan Hasanuddin, Makassar ini telah lama menerapkan paket perjalanan yang mumpuni kepada pelanggannya.
“Selain produk penjualan tiket (reguler), selama ini paket-paket perjalanan wisata yang kami lakukan kurang lebih dapat menyumbang pendapatan sekitar 30 persen hingga 50 persen,” terang Sales Marketing Dewi Wisata, Jesica saat ditemui di kantornya, Senin (30/12/2013) siang.
Dijelaskan, program-program tersebut sudah mencakup penyediaan hotel, pemandu wisata (tour guide), akomodasi dan transportasi selama di daerah tujuan, serta pembuatan visa dan sejenisnya. Program ini juga diminati lantaran pelanggan sudah tidak perlu repot mencari hotel dan fasilitas lainnya bila bepergian ke sebuah daerah atau negara tertentu.
“Program seperti ini paling diminati. Biasanya, orang yang bepergian ke suatu daerah atau negara tertentu pasti membutuhkan hotel. Nah, jika tidak diakomodir dalam paket perjalanan seperti ini, biasanya mereka akan kerepotan bila sudah berada di tempat tujuan,” ungkapnya.
Jesica menyebut, jelang liburan akhir tahun dan awal tahun baru, pembelian tiket di tempatnya cukup signifikan, di mana kenaikan bila dibandingkan hari biasa berkisar 80 persen. “Sangat tinggi bila dibandingkan hari-hari biasa. Rata-rata setiap harinya selama musim liburan ini, tiket yang terjual berkisar 300 lembar hingga 400 lembar,” bebernya.
Terkait iklim kompetisi yang kian ketat di jasa serupa yang tengah menjamur saat ini, Jesica optimis pihaknya dapat bersaing dengan perusahaan tour dan travel lainnya. “Kami optimis bisa survive, caranya adalah dengan tetap mengusung program-program menarik seperti paket perjalanan wisata yang nyaman bagi pelanggan, juga mengutamakan pelayanan yang lebih baik lagi. Selain itu, biasanya kami juga memberikan diskon harga tiket yang lebih bersaing,” papar wanita kelahiran Makassar, 20 November 1993 ini.
Jesica menyebut, perusahaan yang telah berdiri sekitar delapan tahun ini sudah berekspansi membuka satu cabang di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dan satu cabang di Kendari, Sulawesi Tenggara. (blogkatahatiku.blogspot.com)