21 January 2014

TOKO ONLINE PERLENGKAPAN OLAHRAGA

Plus Minus Memulai Usaha Perlengkapan Olahraga di Dunia Maya

Foto: Effendy Wongso
Menilik peluang usaha toko sports yang menjual jersey atau baju kaus olahraga dan perlengkapan olahraga lainnya seperti sepatu jogging dan bola, dapat disimpulkan jika usaha ini memang “tak ada matinya”. Kebutuhan terhadap produk ini tak mengenal musim, dan tetap dibeli sesuai kebutuhan jenis olahraganya.
Hal tersebut diungkapkan oleh owner toko sports Melati, A Prawira, saat ditemui di beberapa waktu lalu di kawasan pertokoan Pasar Sentral Watampone, Sulsel. Pengusaha Tionghoa yang juga menggeluti usaha garmen ini mengatakan bahwa salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan sekarang adalah dengan membuka toko sports yang di dalamnya menjual jersey dan perlengkapan olahraga lainnya.
“Toko sports bisa secara online maupun offline (toko reguler). Terbukanya pasar dengan adanya media online, baik melalui jejaring sosial maupun blog semakin menambah prospek tersebut. Barang bisa dengan mudah dijual online, dan akan lebih mendapat porsi yang besar jika mempunyai toko atau dijual offline,” terangnya.
Ditambahkan, dewasa ini dengan adanya tren nonton bareng sepakbola (live) di TV setiap minggu, hingga menjamurnya lapangan futsal, sudah barang tentu akan berdampak terhadap kebutuhan perlengkapan olahraga bagi penggunanya, yang biasanya adalah fans (penggemar) fanatik.
“Nah, inilah yang membuat kebutuhan jersey dan perlengkapan olahraga menjadi tinggi. Akan tetapi, masih sedikitnya para pelaku bisnis toko sports menjadikan peluang bisnis ini terbuka lebar. Kalau di Watampone, boleh dihitung berapa pengusaha yang bergerak di bidang ini. Jadi, masih berpeluanglah,” ungkapnya.
Ketika ditanyakan perihal modal, pria low profile ini menjelaskan bahwa untuk memulai bisnis toko sports tidaklah terlalu besar, apalagi jika hendak dijual secara online. Yang terpenting, calon pelaku usaha di bisnis ini paham dan gemar melakoni usaha ini.
“Kalau untuk yang terjun online, meskipun hanya sebagai sambilan (selain toko reguler), untuk awal bisa memulai dengan satu atau dua lusin jersey, dan mulai menawarkan kepada rekan-rekan atau orang-orang terdekatnya terlebih dulu. Tidak besarlah pokoknya, selembarnya berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Kalau dikalkulasi, tak lebih Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Ini untuk modal usaha online perdana, ya?” ujar Prawira.
Diterangkan, sebagai awal bisa digunakan untuk setidaknya mengenal pasar dan barang. Untuk pemain toko memang diperlukan modal lebih besar, tetapi tentu sebanding dengan pendapatannya jika bisnis berjalan lancar.
Salah satu yang sebenarnya menjadi kendala dalam memulai bisnis ini adalah keterbatasan akses ke suplier yang kelak menyuplai kebutuhan toko seseorang. Menurut Prawira, adanya keterbukaan informasi di era digital ini memungkinkan seorang pelaku usaha dengan cukup mudah mencarinya melalui search engine semacam Google, atau melalui media jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.
“Melalui media-media ini, informasi dengan mudah diperoleh, namun perlu diingat kendala klasiknya adalah ketidakyakinan atau keraguan apakah informasi yang didapat melalui media online tersebut dapat dipercaya,” pesannya.
Ditambahkan, bila seseorang tertarik memulai usaha toko olahraga, maka seyogianya mereka harus menentukan dari sekarang langkah yang akan dijalankan.
“Ya, apakah akan membuka usaha toko olahraga online dengan modal minim atau membuka toko offline dengan modal yang besar. Boleh juga keduanya sekaligus, yang pasti semua pilihan tersebut tentunya ada plus dan minusnya,” bebernya.
Sementara itu, menyoal omset dari penjualan konvensional perlengkapan olahraganya setiap hari, sales marketing Elfa Sports, Edha, saat ditemui beberapa waktu lalu di kawasan Somba Opu, Makassar, enggan menyebut pemasukan tokonya, akan tetapi ia masih mengungkap nilai yang lumayan berkisar pada nominal dua digit ke atas.
“Total penjualan dari semua jenis olahraga kurang lebih sama. Konsumen dari sekitar kota (Makassar), tetapi ada juga dari luar kota seperti daerah-daerah di Sulsel,” jawabnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)