07 January 2014

TELKOM MODERNISASI UKM

Melalui Aplikasi “BosToko”

Foto: Effendy Wongso
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) sebagai badan usaha milik negara (BUMN) dengan portofolio TIMES turut berkontribusi memajukan sektor usaha kecil menengah (UKM) Indonesia dengan menyediakan berbagai layanan, aplikasi, dan akses (infrastruktur) khusus untuk pengembangan UKM, salah satunya adalah dengan menyediakan aplikasi “BosToko” atau Bisa Online untuk Semua Toko.
“Hari ini, kami membuktikan komitmen Telkom dalam mengembangkan pasar UKM di Indonesia. Telkom memasarkan secara serentak sebuah aplikasi layanan untuk retail atau toko online di seluruh Indonesia yang kami beri nama BosToko atau Bisa Online untuk Semua Toko. Keberhasilan untuk memasarkan lebih dari seribu titik BosToko ini semakin menambah kepercayaan diri kami untuk melayani pasar UKM ini,” ungkap Direktur Enterprise and Business Service (EBIS) Telkom, M Awaluddin usai acara penyerahan sertifikat Rekor MURI atas keberhasilan Telkom dalam pemasaran layanan BosToko dalam sehari di Plasa Telkom Slipi, Jakarta Barat, Rabu (18/12).
Telkom berhasil meraih penghargaan rekor MURI untuk “Registrasi Aplikasi Pembukuan Toko oleh Peserta Terbanyak (eToko)” yang diserahkan langsung oleh founder MURI, Jaya Suprana kepada Direktur Innovation Strategic a and Portfolio Telkom, Indra Utoyo yang didampingi Direktur EBIS, M Awaluddin, EGM DBS Arko Maryono, jajaran manajemen Telkom lainnya, serta disaksikan oleh ratusan pelaku UKM yang hadir.
Awaluddin mengungkapkan BosToko merupakan satu aplikasi yang persembahan Telkom kepada pelaku UKM Indonesia. BosToko mengusung konsep mudah, murah dan manfaat. “Mudah karena bagi pelaku UKM tidak perlu investasi server lagi. Data Server disediakan oleh Telkom melalui teknologi cloud. Telkom memberi kemudahan dengan bundling software dengan akses konektivitas. Penggunaannyapun sangat mudah. Berbagai menu disediakan pada BosToko tersebut, mulai dari penjualan, pembelian, point of sales, keuangan, persediaan hingga komunikasi bisnis,” terangnya.
Selanjutnya, murah lantaran Telkom menawarkan biaya pertransaksi. Cukup Rp 100 pertransaksi dengan maksimal biaya Rp 300 ribu perbulan. Terakhir, manfaat di mana dengan segala keunggulan yang ditawarkan aplikasi BosToko, pasti akan sangat bermanfaat bagi pengembangan bisnis pelaku UKM.
“Konsep layanan Bostoko merupakan solusi aplikasi bisnis terpadu Enterprise Resource Planning (ERP) Telkom. Karena dari sisi budget atau biaya, sangat ekonomis dan terjangkau.Dengan BosToko ini, diharapkan dapat membantu proses pengelolaan bisnis retail dan merupakan sebuah solusi dengan dukungan teknologi informasi yang mudah digunakan,” papar Awaluddin.
Selain itu, dengan sistem ini dapat mendukung pertumbuhan  bisnis retail khususnya dalam menyediakan sistem manajemen transaksi keuangan, akuntansi, pengelolaan inventori, dan kemampuan untuk monitoring dan pelaporan sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis.

Transformasi Bisnis UKM
Telkom menyadari bahwa dukungan untuk usaha kecil menengah (UKM) dalam mempercepat transformasi bisnis mutlak dilakukan. Ada tiga hal mendasar mengapa transformasi dalam hal penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi pelaku UKM menjadi penting. Pertama, pelaku UKM akan semakin inovatif. Kedua, pelaku UKM akan semakin efisien dan efektif dalam pengelolaan bisnisnya. Ketiga, pelaku UKM akan semakin kreatif.
Sebelumnya, Telkom telah meluncurkan aplikasi eToko sejak awal 2013 dengan pilot project UKM di Bandung. Setelah berjalan dan penyerapan pasar dianggap bagus, Telkom semakin serius untuk meluncurkan layanan yang diberi nama BosToko dan menggandeng INFORSYS sebagai mitra pengembang aplikasi lokal untuk menggarap pasar UKM.
Sektor UKM memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di tengah berbagai kendala dan tantangan yang tetap menggelayuti beberapa pelaku UKM, bisnis usaha kerakyatan ini tetap mampu menunjukkan eksistensinya, bahkan berhasil bertransformasi dalam menjalankan bisnisnya.
Melalui transformasi menggunakan layanan TIK yang tepat, UKM  mampu melebarkan pasar serta menumbuhkan bisnisny. “Ini menguatkan daya saing UKM di kancah internasional. Hal tersebut penting, terutama dengan segera diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean pada 2015 mendatang,” tandas Direktur Enterprise and Business Service Telkom, M Awaluddin usai acara penyerahan sertifikat Rekor MURI atas keberhasilan Telkom dalam pemasaran layanan BosToko dalam sehari di Plasa Telkom Slipi, Jakarta Barat, Rabu (18/12/13) lalu. (blogkatahatiku.blogspot.com)