24 January 2014

RANAH CINTA

Oleh Weni Lauwdy Ratana

Gemerincing adalah pepontoh dari sekati emas
kaki mungil nan menggelinjang
adalah tarian satir para dewi

Langit muram,
Gemawan adalah pelupuk berairmata
di sini, cinta tak lagi rancak
ketika halimun menjelma gergasi

Dahulu terhampar pengharapan
seperti sebentang katifah
dari Negeri Seribu Dongeng
dan Lelaki adalah kupu-kupu ungu
yang menari ditabuh genderang angin

Menangislah dedewi
karena cinta melantak dalam deru
: pias pasinya adalah rahim getir
yang melahirkan seribu katik dan kastal palsu

Di atas ranah cinta,
Kala permadani tak lagi indah
dalam kerontang kemarau
kupu-kupu bersayap patah dalam onggok mati
dan renjana tinggal sepenggal kenangan shepia
tak bermakna apa-apa

Cinta memang masif di ranah ini
dan ratap dedewi hanya menambah giris malam....