04 January 2014

PAKET WISATA SUMBANG 50 PERSEN OMSET TRAVEL

AKHIRUDDIN
Senior Ticketing Limbunan Tours and Travel Services

Foto: Effendy Wongso
Peningkatan besar penggunaan maskapai penerbangan domestik sampai 2015 diproyeksi akan terus meningkat. Dalam lansirannya baru-baru ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi bakal terjadinya peningkatan penumpang pesawat domestik yang cukup besar menyusul diberlakukannya zona Open Sky.
Meskipun kian kompetitif, terutama masuknya maskapai penerbangan asing di Indonesia, akan tetapi hal tersebut tidak lantas membuat maskapai nasional mati suri. Maskapai lokal tetap akan menikmati perkembangan trafik penerbangan yang semakin berkembang tersebut dengan mendulang pendapatan yang cukup maksimal.
Diungkapkan, dalam hitungan moderat pemerintah, di mana jika setiap tahun bakal terjadi kenaikan penumpang sebesar 10 persen, maka pada 2015 jumlah penumpang angkutan penerbangan domestik menjadi 77.608 juta orang.
Merunut betapa besarnya data penumpang domestik yang dilansir Kemenhub tersebut, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara global peluang usaha travel juga akan terkerek naik. Hal tersebut juga merupakan kabar bagus untuk para pelaku usaha di bidang ini, baik yang telah lama berkecimpung maupun yang baru akan memulainya.
Dari penelusuran KATA HATIKU, jasa tour dan travel di Makassar tak kalah manisnya, terlebih jelang liburan penutupan tahun barusan. Ditemui di kantor Limbunan Tours and Travel Services, Jalan Gunung Bawakarang, Makassar, Senin (30/12/2013) sore, Senior Ticketing Limbunan, Akhiruddin mengungkapkan bahwa msuim-musim liburan seperti akhir tahun, pemesanan tiket di kantornya dapat mencapai 500 lembar hingga 600 lembar tiket per hari.
“Pemesanan tiket pesawat di Limbunan sendiri sangat padat. Saya melihat, padatnya pemesanan tiket pesawat ini karena hampir semua maskapai penerbangan menjual tiket dengan harga standar, tidak naik seperti biasanya jika musim liburan,” terangnya.
Dijelaskan, dengan tidak dinaikkannya harga tiket pesawat dari maskapai penerbangan tersebut, maka otomatis trafik penumpang membeludak, apalagi saat ini memang musim liburan. Pria yang lebih akrab dipanggil dengan nama Irink ini menambahkan, hal itu terjadi lantaran persaingan antarmaskapai penerbangan kian ketat. Itu dapat dilihat dari munculnya maskapai-maskapai penerbangan baru seperti Batik Air yang baru-baru ini mengudara.
“Sebagai pelaku jasa tour dan travel, tentu pihak kami senang karena dengan banyaknya maskapai penerbangan dengan sendirinya pemesanan tiket pesawat juga akan semakin banyak di tempat kami,” ungkapnya.
Kendati demikian, menurut pria yang telah 12 tahun berkerja di Limbunan ini, untuk mendongkrak pemesanan tiket pihaknya tidak hanya mengandalkan penjualan tiket secara reguler, tetapi membuat program-program paket wisata ke daerah destinasi yang menarik seperti Eropa.
“Limbunan merupakan salah satu pelaku jasa tour dan travel yang cukup lama berkecimpung di Makassar, sehingga cukup berpengalaman menggarap paket perjalanan eksotis seperti ke Eropa. Terus terang, tidak banyak tour dan travel yang dapat melakukan paket perjalanan di area berat seperti ini. Kalau sekadar ke China atau ke negara Asia lainnya, mungkin semua bisa, tetapi tidak semua bisa melayani rute perjalanan ke Eropa,” akunya.
Terkait kontribusi program paket wisata yang diusungnya, Akhiruddin mengatakan bahwa hal ini cukup signifikan menyumbang pendapatan bagi Limbunan. “Terus terang, program paket wisata yang kami lakukan dapat menyumbang 50 persen omset travel kami. Ya, cukup signifikan karena member (pelanggan) sudah mempercayakan jadwal perjalanan wisata mereka kepada kami,” bebernya.
Sejauh ini, pria berkacamata tersebut melihat kontribusi setiap maskapai penerbangan terhadap perkembangan pelaku jasa tour dan travel, khususnya di Limbunan cukup baik. “Feedback-nya selalu ada buat perusahaan kami, jelasnya saya kurang tahu karena sudah masuk ke area manajemen antara direksi perusahaan dengan para stakeholder maskapai penerbangan. Tetapi biasanya dalam bentuk komisi atau fee dari hasil setiap penjualan tiket,” paparnya.
Menurutnya, secara global semua maskapai penerbangan tersebut juga memiliki trafik penumpang yang baik, tergantung rute dari setiap maskapai penerbangan tersebut.  “Untuk rute luar negeri, Lion Air dan Air Asia cukup padat. Tetapi untuk domestik dan penumpang yang mengutamakan kenyamanan, biasanya menggunakan Garuda,” jelasnya. (blogkatahatiku.blogspot.com)