03 January 2014

Oriflame, Bisnis Kosmetik yang Menguntungkan


ROSYITA YULTI MATUH - Ori-Beauty Independent Oriflame Consultant, Rosyita Yulti Matuh, saat diabadikan beberapa waktu lalu. Menurutnya, Oriflame memberikan kesempatan yang sangat fleksibel kepada siapa saja untuk menjadi konsultan Oriflame. Fleksibel di sini maksudnya semua orang yang telah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) bisa menjadi konsultan Oriflame, yang bebas menentukan jam kerja dan menjadi ‘boss’ untuk diri mereka sendiri. BLOGKATAHATIKU/ANITA ANNY

Rosyita Yulti Matuh
Ori-Beauty Independent Oriflame Consultant
Oriflame, Bisnis Kosmetik yang Menguntungkan


BLOGKATAHATIKU - Salah satu produsen kosmetik ternama dunia asal Swedia, Oriflame tak kalah gemerlapnya di bisnis sistem jejaring atau downline ini. Perusahaan yang didirikan pada 1967 oleh dua bersaudara, Jonas af Jochnick dan Robert af Jochnick ini telah didukung oleh jutaan konsultan yang telah membentuk jaringan besar di dunia.
“Saat ini Oriflame telah menjadi perusahaan kecantikan internasional dengan sistem penjualan langsung di lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Portofolio yang luas dari produk-produk kecantikan Swedia yang alami dan inovatif ini dipasarkan melalui melalui tenaga penjualan sekitar 3.600 ribu konsultan mandiri. Oriflame sendiri masuk di Indonesia sejak 1987 di bawah PT Orindo Alam Ayu,” jelas Ori-Beauty Independent Oriflame Consultant, Rosyita Yulti Matuh saat dikonfirmasi di kantor Oriflame, Jalan Bawakaraeng, Makassar, beberapa waktu lalu.
Dijelaskan, Oriflame menawarkan peluang bisnis yang menguntungkan bagi orang-orang yang ingin mulai memulai konsep bisnis yang unik, “Make Money Today and Fulfil Your Dreams Tomorrow”.
“Oriflame memberikan kesempatan yang sangat fleksibel kepada siapa saja untuk menjadi konsultan Oriflame. Fleksibel di sini maksudnya semua orang yang telah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) bisa menjadi konsultan Oriflame, yang bebas menentukan jam kerja dan menjadi ‘boss’ untuk diri mereka sendiri,” tutur alumni jurusan Antropologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.
Dikatakan, adapun hal yang perlu dilakukan oleh konsultan Oriflame hanyalah menentukan target penghasilan yang ingin dicapai. Target yang ditentukan juga tidak terbatas, mulai dari puluhan ribu rupiah hingga ratusan juta rupiah atau bahkan lebih.
“Kita dapat mengontrol jumlah penghasilan setiap bulan. Semua tergantung seberapa banyak usaha yang kita lakukan. Kita juga akan berkenalan dengan orang-orang baru dan mendapatkan teman-teman baru. Kita akan mendapatkan kesempatan untuk berjalan-jalan keluar negeri, berpartisipasi dalam acara-acara bonafid, serta mendapatkan penghargaan untuk pencapaian dari hasil kita sendiri,” runut Rosyita.
Dipaparkan, selain itu, sebagai konsultan Oriflame, seseorang bisa memiliki kesempatan untuk berkembang secara pribadi atau profesional melalui pelatihan dan acara-acara yang kebanyakan adalah gratis. Melalui program tersebut, konsultan akan belajar mengenai kecantikan dan tren mode secara berkelanjutan serta tidak memiliki risiko keuangan.
“Sebagai konsultan baru, kita akan memiliki konsultan berpengalaman sebagai pelatih, yang akan membimbing sekaligus membantu sebelum benar-benar mandiri. Pelatih tersebut akan memperkenalkan Oriflame kepada kita agar dapat memahami semua informasi yang dibutuhkan sejak awal,” imbuhnya.
Rosyita mengungkapkan, ia terjun di Oriflame awalnya hanya sebagai pekerjaan sampingan di mana ia mengenal Oriflame saat masih kuliah. “Dimulai dengan bisnis kecil-kecilan, saya memulai perekrutan dari daerah sekitar kampus. Setelah itu saya memperlebar area perekrutan sampai keluar kota, dan sekarang jaringannya telah merambah ke banyak kota di luar Makassar,” kenangnya.
Menurut wanita kelahiran Makassar, 16 April 1987 ini, setelah menjalankan bisnis Oriflame tersebut, ia sangat bersyukur karena bisa membiayai kuliahnya hingga tamat. “Berkat Oriflame, saya bisa menikmati perjalanan gratis ke luar negeri, memiliki kendaraan pribadi, serta menanamkan investasi di banyak tempat,” ungkapnya.
Diakuinya pula, ia merasa senang karena di samping menjalankan bisnisnya ia juga tetap dapat melaksanakan tugasnya dengan lancar, baik dulu sebagai mahasiswa maupun kariernya sebagai seorang konsultan di Oriflame.
“Terus terang, bisnis Oriflame ini sangat mudah dijalankan karena tidak membutuhkan modal yang sangat besar, serta tidak terikat waktu,” tutup Rosyita.
Sementara itu, ditemui terpisah, Diamond Director Oriflame Consultant Cynthia Venika mengatakan bahwa ia senang bisa menjadi inspirasi banyak orang melalui prestasinya memasarkan produk Oriflame dengan menggalang jaringan yang masif.
“Menjadi yang terbaik di usia muda merupakan sebuah lembaran emas dalam hidup saya. Di usia 26 tahun, saya adalah konsultan Oriflame termuda di dunia yang meraih peringkat Diamond Director,” aku wanita cantik ini.
Dijelaskan, prestasi demi prestasi dilampauinya dengan gemilang, antara lain menjadi orang Indonesia pertama yang meraih peringkat Executive Director. Di akhir 2006 lalu, ia juga berhasil menjadi orang pertama di Asia yang meraih peringkat Senior Executive Director.
“Saya sempat menjalani bisnis Oriflame paruh waktu, tetapi akhirnya saya memutuskan untuk berkarier ‘fulltime’ karena bisnis ini sangat menguntungkan. Setelah tiga tahun fokus hanya untuk Oriflame, saya berhasil menghimpun seribu ‘downline’ atau jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia,” terangnya.
Cynthia mengaku, sangat mengapresiasi penghargaan-penghargaan yang diberikan Oriflame kepadanya. “Obsesi saya saat ini adalah bagaimana dapat mencapai peringkat tertinggi, dan mempunyai 100 Diamond Director dalam grup saya,” tandasnya.