03 January 2014

IRTO SARUNGU



PRODUK ELEKTRONIK TETAP USUNG KUALITAS

Foto: Effendy Wongso
Maraknya minat masyarakat terhadap produk elektronik, sekaligus kian ketatnya kompetisi di indsutri ini, membuat para pelaku usaha elektronik beramai-ramai melakukan inovasi, baik dalam manajemen penjualan maupun program promosi yang dikeluarkan masing-masing pemain di bidang ini. Salah satunya adalah Electronic Solution.
Electronic Solution merupakan salah satu perusahaan ritel produk elektronik modern di Indonesia. Sejak berdiri di 2005, Electronic Solution telah memiliki 50 outlet di mal-mal terkemuka di Tanah Air seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Bandung, Cirebon, Pekanbaru, Solo, Yogyakarta, Semarang, Palembang, Balikpapan, Kepulauan Riau, Batam, dan Makassar.
“Di Makassar sendiri, Electronic Solution pertama hadir di Mal Ratu Indah (MaRI) pada 2008. Selanjutnya, perusahaan kami juga berekspansi di kawasan elite Panakkukang, tepatnya di Mal Panakkukang,” terang Asisten Manajer Electronic Solution MaRI, Irto Sarungu, saat ditemui di outlet Electronic Solution, MaRI, Makassar, beberapa waktu lalu.
Dijelaskan, kehadiran Electronic Solution adalah untuk mengakomodir kebutuhan elektronik masyarakat, khususnya yang ada di Makassar dan sekitarnya. Dengan mengusung konsep yang berbeda untuk tiap store (toko), misalnya dengan memisahkan produk berdasarkan jenis, harga, dan kebutuhan masyarakat setempat, outlet ini memberikan kemudahan bagi pelanggan agar dapat menemukan produk yang diinginkan.
“Saya melihat masyarakat Makassar sangat antusias terhadap produk elektronik, apalagi untuk model-model baru dan teknologi-teknologi canggih yang disediakan oleh brand melalui distribusi Elektronik Solution,” tambahnya.
Irto menjelaskan, selain mendistribusikan brand-brand ternama, Electronik Solution juga didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang telah berpengalaman dan profesional di bidang ritel di Tanah Air. Dengan visi untuk menjadi yang “nomor satu” dalam bidang ritel elektronik di Indonesia, perusahaan ini selalu mengutamakan kualitas.
“Electronic Solution sendiri telah memenangkan penghargaan sebagai pemenang Corporate Image Award 2013 untuk kategori Electronics Supermarket. Penghargaan Corporate Image Index Survey yang diadakan oleh Frontier Consulting Group bersama Bloomberg Businessweek Indonesia ini sendiri sudah berlangsung sejak 2000 silam,” ungkapnya.
Pria kelahiran 6 Oktober 1983 ini memaparkan, Electronic Solution selalu menjual produk yang “up to date” dan inovatif yang memungkinkan para pelanggan mencoba produk yang diinginkannya secara langsung tanpa harus terlebih dulu membelinya. Apalagi, pihaknya juga menyediakan beberapa fasilitas kepada pelanggan setianya seperti Extended Warranty.
Foto: Effendy Wongso
Extended Warrarnty yang dimaksud Irto adalah tambahan masa garansi satu plus tiga tahun. Selain itu, pihaknya juga ada menyediakan price match atau penyesuaian harga, free installation atau gratis pemasangan unit yang dibeli, free card charge untuk pengguna kartu kredit, “30 Day Buy Back Warranty” atau jaminan pembelian kembali dalam waktu 30 hari, diskon jasa servis sebesar 50 persen, diskon spare part 10 persen, free insurance, serta serta masih banyak fasilitas lainnya bagi pelanggan Electronic Solution.
Terkait produk yang dijual oleh salah satu ritel elektronik terbesar di Indonesia ini, Irto menjelaskan bahwa secara umum sangat bervariatif tergantung item elektronik yang dipasok oleh produsen-produsen besar seperti Akira, Sony, Philips, Sharp, Panasonic, Samsung, dan Toshiba untuk jenis audio video (auvi), Sanken, Cosmos, Mitsubishi, Miyako, Modena, Electrolux, Aux, dan Midea untuk jenis perlengkapan rumah tangga (home appliance), serta Dell, Kingston, Casio, Asus, Compaq, Lenovo, Olympus, Fujitsu, Brother, dan lain-lain untuk jenis information technologi (IT).
“Secara keseluruhan produk elektronik yang dijual perusahaan menunjukkan persentase penjualan yang sama. Akan tetapi, untuk item-item tertentu grafiknya menunjukkan tren penjualan yang lebih pesat. Sebut saja untuk produk auvi, yang diburu masyarakat saat ini adalah unit televisi (TV) mutakhir. Nah, saat ini masyarakat sangat gemar membeli TV dengan jaringan akses internet dan tiga dimensi (3D). TV dengan layar liquid crystal display (LCD) dan light emitting diode (LED) juga sangat digemari. Jika ada event sepakbola seperti Piala Dunia, maka biasanya penjualan dapat meningkat satu kali lipat atau seratus persen dari biasanya” imbuhnya.
Menyoal omset perusahaannya, Irto mengungkapkan bahwa selama ini Electronic Solution selalu mendulang pendapatan kotor (bruto) yang terbilang besar, di mana per harinya dapat meraup Rp 150 juta hingga Rp 200 juta. “Kalau weekend, Sabtu-Minggu misalnya, pendapatan biasanya lebih besar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta per hari,” bebernya.
Dikatakan, banyak cara yang dapat dipergunakan untuk melakukan pembayaran di Electronic Solutin, selain dengan menggunakan uang cash, tersedia fasilitas pembayaran dengan kartu kredit dan kartu debit yang dikeluarkan oleh 18 bank terkemuka di Indonesia.
“Dengan adanya cicilan nol persen sepanjang tahun untuk semua produk, pastinya lebih memudahkan pelanggan kami dalam mengatur keuangan tanpa mengurangi keinginannya untuk berbelanja produk elektronik. Bagi konsumen yang tidak mempunyai kartu kredit pun dapat mengajukan permohonan melalui jasa leasing yang bekerja sama dengan Electronic Solution seperti Adira Finance, Kredit Plus, dan Spektra,” urai Irto. (blogkatahatiku.blogspot.com)