26 December 2013

SUKSES KARIER DITENTUKAN BAHASA TUBUH

Foto: Dok KATA HATIKU
Saat ini, komunikasi tidak hanya dapat dilakukan secara verbal atau lisan, juga melalui teks, bernaskah ataupun tidak. Akan tetapi, ada kalanya manusia berkomunikasi melalui bahasa tubuh. Di dalam dunia bisnis dan pergaulan, bahasa tubuh atau “body language” adalah sesuatu hal yang sangat penting. Mengapa? Ini supaya Anda dapat membaca pikiran dan suasana hati lawan bicara Anda.
Jauh sebelum manusia mengenal kata dan aksara, anggota badan merupakan media yang paling umum digunakan dalam berkomunikasi. Setiap gerakan, bahkan hanya sekadar anggukan dan acungan jari tangan saja memiliki makna tersendiri. Masihkah Anda ingat dengan Charlie Chaplin? Aktor legendaris dengan kumis yang lucu ini adalah salah satu pionir keterampilan bahasa tubuh. Karena pada zamannya, bahasa tubuh merupakan satu-satunya alat berkomunikasi di film.

MEMAHAMI KONDISI EMOSI

Dewasa ini, di saat teknologi internet mempermudah semua kendala komunikasi, gerak tubuh manusia masih berguna untuk mengetahui “peta” lawan bicara. Karena bahasa tubuh merupakan sebuah pantulan yang terpancar dari kondisi emosional seseorang. Lalu dimanakah “kunci” dalam membaca bahasa tubuh seseorang? Agar dapat membaca bahasa tubuh lawan bicara, Anda harus mampu memahami kondisi emosi seseorang sementara mendengarkan apa yang ia ucapkan dan memerhatikan situasi saat kata-kata tersebut diucapkan.
Beruntunglah Anda, para wanita memiliki kemampuan lahiriah untuk menangkap dan membedakan isyarat-isyarat non verbal, sekaligus mata yang lebih akurat untuk hal-hal yang sifatnya detil. Hal tersebut sering kali disebut sebagai “intuisi” atau “naluri”. Inilah sebabnya mengapa hanya sedikit suami yang dapat berbohong kepada istrinya dan mengapa juga, sebaliknya, banyak wanita dapat berbohong tanpa disadari pasangannya.
Sebagai pembaca bahasa tubuh pemula, ada tiga aturan main untuk membaca dengan akurat. Pertama, membaca sikap tubuh secara berkelompok. Hindari mengartikan sebuah gerak tubuh secara terpisah dari gerak tubuh atau situasi lainnya. Ingatlah, bahasa tubuh sama seperti bahasa verbal yang memiliki kata, kalimat, dan penekanan. Sehingga mengartikannya secara terpisah sama halnya dengan mencari arti sebuah kata bahasa asing di dalam kamus. Sebagai contoh seseorang yang menggaruk kepalanya dapat berarti ketidakpastian, namun juga bisa menandakan kepalanya gatal karena ketombe. Maka, agar dapat membaca dengan akurat, selalu carilah kelompok isyarat (gerak tubuh). Seperti misalnya, gerak tubuh yang berulang-ulang menunjukkan seseorang berada dalam kondisi bosan atau sedang stres. Misalnya adalah menyentuh atau memilin-milin rambut menunjukkan seseorang sedang cemas atau tidak yakin, sedangkan jika tangan diletakkan ke wajah, dengan telunjuk menunjuk ke pipi sementara jari lainnya menutup mulut dan ibu jari menopang dagu menunjukkan seseorang sedang memberikan penilaian penting.
Aturan kedua adalah perhatikan keselarasan verbal dan non-verbal ketika seseorang berbicara. Wanita biasanya lebih mengandalkan pesan non-verbal dan mengesampingkan kandungan verbal. Ketika kata-kata dan bahasa tubuh seseorang saling berlawanan, wanita akan mengacuhkan kata-kata yang diucapkan. Seorang psiko-analisis kenamaan Sigmund Freud, pernah mendapatkan seorang pasien yang menceritakan kebahagian rumah tangganya, sambil secara tidak sadar melepaskan cincin pernikahan dari jarinya. Freud pun menyadari makna dari gerak-gerik si pasien, dan tak terkejut ketika akhirnya sang pasien mengungkapkan masalah perkawinannya.
Hal terakhir yang menjadi aturan main dalam membaca gerak tubuh adalah sesuai dengan konteksnya. Semua bentuk isyarat tubuh harus dipertimbangkan di dalam konteks gerak tersebut terjadi. Misalnya, ketika hari hujan dan cuaca dingin seseorang menunggu di sebuah halte bus dengan lengan dan tungkai kaki disilangkan dengan rapat dan dagu direndahkan, kemungkinan besar ia sedang kedinginan, bukan menunjukan sifat defensif. Namun, jika gerakan itu terjadi pada seseorang ketika Anda sedang mempresentasikan ide Anda di tengah-tengah rapat, maka gerakan tersebut berarti ia tidak menyetujui atau menolak gagasan yang sedang dikemukakan.
Kami akan membantu Anda agar dengan segera dapat mempraktekkan membaca gerak tubuh lawan bicara Anda. Berikut ini merupakan hal-hal yang dapat Anda perhatikan dengan saksama ketika berbincang dengan lawan bicara Anda.

Pesona Keajaiban dari Sebuah Senyuman

Siapa yang tidak suka mendapatkan seulas senyum manis? Akan tetapi, berhati-hatilah, jangan-jangan senyum yang disunggingkan rekan Anda merupakan senyum palsu. Ya! Seperti halnya produk fesyen dengan merek terkenal, senyum pun kerap kali dipalsukan. Kenalilah senyum sejati orang di hadapan Anda. Senyum alami, biasanya menghasilkan keriput khas di sekeliling mata, sedangkan orang yang tidak tulus hanya tersenyum dengan mulutnya.
Pada dasarnya tersenyum dan tertawa dianggap sebagai sebuah ekspresi yang menunjukkan seseorang sedang bahagia. Di bawah ini adalah jenis-jenis senyuman paling umum yang mungkin biasa Anda lihat sehari-hari.

Garis Bibir Terkatup
Kedua bibir terentang dengan kencang,  membentuk garis lurus dan gigi tidak terlihat. Senyum jenis ini memberi kesan orang tersebut sedang menyimpan rahasia atau menahan pendapat yang tidak ingin ia bagikan kepada orang lain.

Garis Miring
Senyuman jenis ini menunjukkan emosi yang berlawanan pada setiap sisi wajah. Senyum ini dianggap tidak lazim di dunia Barat dan biasanya dilakukan dengan sengaja. Makna dari senyum ini biasanya berarti sindiran atau sarkasme.

Garis Rahang Terbuka
Senyuman ini mengingatkankan senyum khas mendiang Heath Ledger di film Batman, dalam perannya sebagai Joker. Di kehidupan nyata  banyak selebritas yang sering menggunakannya juga. Bahkan para calon anggota legislatif Indonesia pun tidak segan memajang senyum seperti ini pada foto kampanyenya yang terpampang pada poster-poster yang bertebaran. Makna dari senyuman ini sebenenarnya adalah untuk menyampaikan reaksi bahagia kepada khalayak atau mencari dukungan.

Garis Melirik ke Samping dan Atas
Siapa pun yang tersenyum dengan kepala sedikit ditundukkan ke bawah dan dipalingkan ke samping, mata melirik ke arah atas, dan tersenyum dengan bibir terkatup, maka orang ini akan tampak lebih muda seperti  layaknya remaja, menggoda, dan menyimpan rahasia. Senyum pura-pura malu ini menjadi andalan mendiang Lady Diana dulu semasa hidupnya, selain itu ternyata jenis senyuman seperti ini menjadi favorit para pria. Karena senyum ini membangkitkan perasaan parental pria, sehingga mereka ingin melindungi dan menyayangi wanita. Senyum ini memang jurus terjitu untuk merebut hati orang di mana-mana. (blogkatahatiku.blogspot.com)