28 December 2013

IVONNE TUMBELAKA

HOBI CICIPI MAKANAN PEDAS

Foto: Effendy Wongso
Senang mencicipi masakan bercita rasa pedas merupakan hobinya selain traveling. Itulah Ivonne Tumbelaka, Marketing Communication (Marcom) Makassar Golden Hotel (MGH). Setali tiga uang, ia mengungkapkan bahwa pekerjaan yang dilakoninya di seputar lobi dan resto MGH tidak terlepas dari hobinya tersebut.
Sebut saja kala MGH mengeluarkan menu baru untuk hotel, maka sebagai orang pertama di luar chef, ia adalah orang pertama yang mencicipi. This is my work, akunya, demikian ia menyoal kesukaannya terhadap kuliner bercita rasa pedas kepada KATA HATIKU yang menyambanginya saat MGH merilis menu baru untuk menyambut Natal dan Tahun Baru, Christmas Corner (Square Pizza), di Kafe Pier52, MGH, Jalan Pasar Ikan 52, Makassar, beberapa waktu lalu
Memulai kariernya di dunia perhotelan hingga akhirnya menjadi seorang Marketing Communication (Marcom) di Makassar Golden Hotel (MGH), salah satu hotel bonafide di Kota Makassar, bukanlah perjalanan yang singkat bagi wanita yang akrab disapa Ivonne ini. Setelah menyelesaikan kuliahnya, wanita cantik ini pun ditawari Hotel Aryaduta Makassar untuk bekerja menjadi staf administrasi, kemudian menjadi sales, dan marketing eksekutif yang menangani corporate  sejak 2008. Pada Agustus 2010, ia mendapat tawaran menjadi Marcom di MGH, dan resmi berkarya di sana pada September 2010, hingga akhirnya menjadi Marketing Communication.
Alumnus Jurusan Akuntansi Atma Jaya Makassar ini, rupanya memiliki segudang pengalaman selain berkecimpung di dunia perhotelan, sambil kuliah wanita low profile ini pernah  bergabung di salah satu Event Organizer, pernah  pula menjadi penyiar radio, dan  Master of Ceremony (MC) di sejumlah acara.
Awalnya saya  sama sekali tidak berencana untuk bekerja di hotel, kebetulan waktu saya kuliah, saya mengangkat judul skripsi mengenai perhotelan. Saya kemudian mulai melihat dunia perhotelan seperti apa. Setelah magang di Hotel Aryaduta, saya mengenal serta mulai tahu, dan semakin besar rasa ingin tahu saya untuk mengenal lebih jauh manajemen hotel. Hingga saat ada kesempatan sayap pun mulai menjatuhkan pilihan untuk bekerja di dunia perhotelan,” papar Ivonne.
Sementara itu, dunia marketing adalah dunia yang menarik bagi seorang Ivonne, pasalnya dengan menekuni pekerjaan ini ia bisa enjoy dan memiliki banyak pengalaman. Namun yang paling menarik baginya adalah relasi, bisa bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan.
“Kita dituntun belajar, bagaimana kita dapat berkomunikasi yang baik dengan banyak orang, memberi pelayanan terbaik sesuai dengan standar yang ditentukan, dan menghahapi banyak wartawan dengan karakter masing-masing. Bidang saya menuntut saya untuk membangun jaringan dan relasi,” jelas wanita kelahiran Makassar, 20 September 1985 ini.
Sejauh ini, wanita yang akrab dengan para wartawan tersebut mengungkapkan kendala yang dihadapinya mampu diatasi dan diselesaikan, karena pada dasarnya di dunia perhotelan intinya adalah komunikasi. Adapun tantangan menjadi seorang marcom, diakui Ivonne, bahwa seorang marcom harus selalu up to date dengan pemberitaan, mampu membangun atau setidaknya mempertahankan citra perusahaan.
Namun demikian, lanjutnya, menjadi marcom konsekuensinya adalah waktu yang banyak tersita untuk urusan pekerjaan sehingga ia memanfaatkan semaksimal mungkin waktu liburnya, entah dengan tidur seharian atau refreshing dengan travelling.
“Keluarga  juga mengerti dengan pekerjaan saya. Meski menyita waktu (untuk keluarga), namun saya menyukai pekerjaan yang ditugaskan kepada saya. Waktu yang saya berikan (curahkan) untuk pekerjaan saya  adalah bentuk loyalitas terhadap perusahaan,aku Ivonne.
Untuk menghadapi kejenuhan dalam bekerja, ia mengungkapkan tipsnya yakni enjoy dan bersyukur. Saat membuka mata, ungkap Ivonne, setiap pagi ia bersyukur karena masih bisa bekerja menjadi seseorang yang berguna.
“Rasa syukur akan menghilangkan rasa jenuh, dan sebisa mungkin selingi waktu dengan berkumpul bersama teman dan keluarga, atau lakukan traveling, kata Ivonne.
Target ke depannya, Ivone berharap mempunyai kesempatan untuk bisa melanjutkan pendidikan S2-nya dan memilih program studi komunikasi atau HI untuk menunjang pekerjaanya kelak. Wanita murah senyum ini selalu meyakini bahwa segala sesuatu itu akan indah pada waktunya.
“Jadi manusia hanya bisa bersabar dan menjalani saja semaksimal mungkin, sisanya Tuhan yang mengatur. Intinya orang yang mau berusaha adalah mereka yang akan berhasil. Meski kita merasa lelah sekalipun, teruslah berusaha dan jangan pernah ada kata menyerah,” tegas wanita tangguh di balik sukses MGH ini. (blogkatahatiku.blogspot.com)